Home Teknologi Partisipasi Accenture di B20, Sampaikan Rekomendasi, Didapuk Mitra Pengetahuan

Partisipasi Accenture di B20, Sampaikan Rekomendasi, Didapuk Mitra Pengetahuan

Jakarta, Gatra.com – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) B20 baru saja usai dan mencapai kesepakatan pada 14 November 2022. Konferensi yang melibatkan kelompok kerja dari komunitas bisnis global ini meninggalkan kesan tersendiri bagi partisipan Business 20 (B20). Sejak 2010, Perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konsultasi manajemen dan pelayanan teknologi Accenture konsisten mendukung pelaksanaan B20 dengan memberikan layanan pengembangan kebijakan, penelitian dan konsultasi.

Tahun ini, Accenture telah ditunjuk oleh Panitia Penyelenggara B20 sebagai Mitra Pengetahuan untuk Gugus Tugas Masa Depan Pekerjaan & Pendidikan (FoWE) dan diundang untuk memberikan nasihat tentang Gugus Tugas Energi, Keberlanjutan, dan Iklim (ESC) sebagai salah satu Co-Chair.

Tim ahli industri seniornya telah bekerja sama dengan tokoh bisnis terkemuka dan terkemuka dari berbagai industri di negara-negara G20, serta KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) dan sejumlah organisasi pengusaha untuk merumuskan rekomendasi kebijakan. Gugus Tugas ESC menyusun rekomendasi konkret untuk mempercepat transisi energi berkelanjutan yang inklusif dan memastikan keamanan energi untuk semua.

Ketua Accenture dari Growth Markets, Gianfranco Casati sebagai Ketua Bersama ESC bersama pemimpin Accenture lainnya termasuk Valentin de Miguel selaku Direktur Pelaksana Senior dan Pemimpin Layanan Strategi & Konsultasi Keberlanjutan untuk Pasar Pertumbuhan dan Melissa Stark selaku Direktur Pelaksana dan Utilitas dan Energi Terbarukan Global.

Satgas FoWE berfokus pada persiapan menghadapi perubahan lanskap kerja melalui kesempatan kerja serta pendidikan dan keterampilan dengan mempertimbangkan pemerataan dan inklusi untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan di dunia pasca pandemi.

Direktur Utama Accenture Research, Armen Ovanessoff dan Direktur Pelaksana, Strategi & Konsultasi di Accenture Indonesia, Debby Alishinta memimpin tim Mitra Pengetahuan. Selain itu, Jack Azagury selaku Group Chief Executive Accenture dari Strategy & Consulting menjadi moderator panel di KTT B20 dengan topik “Memanfaatkan Kekuatan Inovasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan”. Panelisnya termasuk Borje Ekholm, CEO Ericsson dan Anthony Tan, salah satu pendiri Grab.

Senior Managing Director dan Pemimpin Unit Pasar Asia Tenggara Accenture, Divyesh Vithlani mengatakan, pihaknya tersanjung ditunjuk sebagai Mitra Pengetahuan B20 untuk Pekerjaan & Pendidikan Masa Depan, serta Ketua Bersama Satuan Tugas Energi, Keberlanjutan, dan Iklim.

“Kebutuhan negara untuk menjadi lebih berkelanjutan dan tangguh diperburuk oleh gangguan termasuk perubahan iklim, urbanisasi yang cepat, pergeseran demografis dan kemajuan teknologi. Keterlibatan kami dengan B20 adalah tentang menyatukan orang-orang dan keahlian kami untuk membentuk dan meningkatkan cara dunia hidup dan bekerja,” kata Divyesh Vithlani.

Country Managing Director Accenture Indonesia, Jayant Bhargava mengatakan, selama lebih dari 50 tahun, Accenture bekerja sama dengan bisnis Indonesia untuk mendukung transformasi ekonomi negara. “Kami melanjutkan komitmen ini dengan partisipasi kami dalam Satuan Tugas B20 untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang konkret dan dapat ditindaklanjuti yang mendukung prioritas kepresidenan G20 Indonesia untuk mempercepat transformasi digital negara dan memacu pertumbuhan ekonomi,” ucap Jayant.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Strategy & Consulting Accenture Indonesia, Debby Alishinta mengatakan, kesuksesan pekerjaan di masa depan membutuhkan organisasi untuk mendukung dan memungkinkan pekerja bekerja dengan cara baru jika mereka ingin mengembangkan potensi SDM. “Sebagai Mitra Pengetahuan untuk Gugus Tugas Masa Depan Pekerjaan & Pendidikan B20, kami berupaya memberikan wawasan dan rekomendasi yang mendorong perusahaan untuk mengembangkan pendekatan yang menata ulang masa depan pekerjaan dengan menciptakan pengalaman yang terhubung, fleksibel, dan inklusif,” kata Debby.

150