Home Hukum Polda NTT Akan Tindak Anggota Yang Main Judi di Negara Timor Leste

Polda NTT Akan Tindak Anggota Yang Main Judi di Negara Timor Leste

Kupang, Gatra.com - Polda NTT akan menindak tegas sejumlah oknum anggota Polisi dari Polres Belu dan Malaka yang bersama sejumlah pengusaha menyebrang lewat darat ke negara Timor Leste untuk bermain judi disana, pekan lalu.

Dalam bulan Oktober dan November 2022 ini sudah dua kali warga Kabupaten Belu dan Malaka bersama sejumlah oknum anggota sudah dua kali masuk ke negara bekas Provinsi Indonesia ke 27 ini untuk main judi sabung ayam, kartu remi dengan taruhan uang dolar sesuai mata uang disana.

Wakapolda NTT Brigjen Heri Sulistianto membenarkan telah mengetahui oknum anggota Polres Belu dan Malaka yang ikut bersama sejumlah pengusaha masuk Timor Leste melalui jalur darat untuk main judi disana.

“Saya sudah perintahkan Kabid Propam untuk menyelidiki keterlibatan oknum anggota Polres Belu dan Malaka yang bersama sejumlah pengusaha ikut main judi di negara Timor Leste. Mereka lagi bekerja jadi apapun hasilnya pasti akan diinfokan ” kata Brigjen Heri Sulistianto ( 19/11)

Jika dalam penyelidikan itu terbukti benar seperti video yang lagi viral jelas Brigjen Heri pasti oknum anggota tersebut akan diberi tindakan tegas. Karena selain main judi juga berkunjung ke negara lain harus seizin pimpinan.

“Dalam penyelidikan jika terbukti pasti akan diberi sangsi. Ini pelanggaran berat. Karena selain judi, juga berkunjung ke negara lain harus dapat izin dari pimpinan. Kalau soal pengusaha dan warga lainnya kami tidak urus, karena itu hak mereka untuk masuk kesana ,” tegas Brigjen Heri.

Untuk diketahui di negara Timor Leste judi dilegalkan. Setiap bulan mereka mengundang warga Kabupaten Belu dan Malaka, NTT untuk main judi diwilayah Timor Leste. Lokasinya berpindah pindah antaranya Batugade, Turiskain, Distrik Maliana dan Salele, Distrik Suai.

Terekam video yang cukup viral, pekan lalu pekan lalu nampak jelas seorang oknum anggota Satreskrim Polres Belu duduk di arena judi. Oknum anggota ini mengenakan topi warna hitam bertuliskan NY dan kaos warna abu-abu sedang memegang kartu untuk berjudi dengan sejumlah orang. Sambil bermain kartu, oknum anggota polisi Polres Belu ini mengatur tumpukan uang dollar.

Pada video lainnya oknum anggota Polres Belu ini turun ke arena judi sabung ayam, sepertinya menjadi wasit dalam judi sabung ayam tersebut. Ratusan warga menjadi penonton. Oknum anggota tersebut seperti menjadi ‘wasit’ dalam permainan judi adu ayam ini.

Dalam video tersebut juga nampak dokter D, pengusaha J dari Kabupaten Malaka, kontraktor A dari Atambua serta sejumlah oknum anggota polisi. Yang paling berperan dalam video tersebut oknum anggota Satreskrim Polres Belu.