Home Apa Siapa Guntur Mallarangeng: Cerita Karier, Olahraga, hingga Politik

Guntur Mallarangeng: Cerita Karier, Olahraga, hingga Politik

Apa & Siapa

Guntur Mallarangeng

Chief Executive Officer (CEO) DELOS

“Tantangan Terbesar Itu Ketidakpastian”

-----------------------------------

 

Dalam usianya yang masih muda, Guntur Mallarangeng membangun ekosistem startup dengan konsep kekinian. Ide-ide segar yang terbersit di benak lelaki satu ini membuatnya menciptakan DELOS, startup aquatech Indonesia. Guntur memang sudah lebih dulu jatuh hati pada pengembangan budidaya berbasis teknologi. Co-Founder dan Chief Executive Officer (CEO) DELOS ini membangun terobosan dengan merancang aplikasi teknologi yang bermanfaat bagi petambak udang.

Kehadiran teknologi tersebut membantu petambak menghadapi persoalan klasik di industri tambak udang. Persoalan itu mulai dari prediksi yang tidak akurat dalam perhitungan pakan hingga buruknya kualitas air di tambak yang menghalangi produktivitas. Salah satu pencapaian terbaru DELOS, yakni merancang software khusus yang dinamai Aquahero. Aquahero bekerja layaknya “konsultan” bagi petambak dalam memonitor kondisi tambaknya lewat gawai.

Keberadaan software ini mampu menjaga akurasi perkiraan dan rekomendasi tindakan. Teknologi Aquahero memantau berjalannya SOP manajemen dan pengawasan, mulai dari pemantauan data siklus, sistem supply chain dari hulu ke hilir, hingga permasalahan financing.

Di balik itu, siapa sangka putera dari politikus kondang Rizal Mallarangeng ini punya sejumlah bakat dan hobi yang tak biasa. Lahir dari keluarga dengan garis politik, tak membuat Guntur lekas menjadi tokoh politik atau kader dari sebuah partai politik. Peraih gelar Master of Science dari Northwestern University - Kellogg School of Management ini menikmati kariernya sebagai pengusaha muda pengembang startup dan budidaya tambak udang.

Bicara hobi, Guntur Mallarangeng punya sederet kemampuan dan bakat. Ia juru masak rumah yang tekun, penyelam tingkat lanjut bersertifikat, dan melakoni kompetisi Triathlon yakni kompetisi yang terdiri dari beberapa cabang olahraga: renang, balap sepeda, dan lari yang berkesinambungan dalam kesatuan waktu.

Berikut hasil perbincangan Gatra dengan Guntur Mallarangeng belum lama ini.

Apa tantangan terbesar dalam karier Anda saat ini?

Ketidakpastian. Di dalam perjuangan membuat usaha sukses ditentukan oleh hal-hal yang tidak bisa kita kontrol dan hal-hal yang bisa kita kontrol. Hal yang tidak bisa kita kontrol, timing, opportunity, keadaan makro ekonomi dunia segala macam. Itu tidak bisa kita pikirkan, kita hanya bisa beradaptasi, hal-hal yang kita kontrol itu secara teori bisa tapi orang meremehkan bahwa eksekusi, koordinasi, persamaan persepsi itu juga bukan hal-hal yang bisa kita kontrol karena segala hal yang kita lakukan membutuhkan bantuan orang lain dan kerja sama orang lain. Mempersatukan visi, misi, dan kerja sama itu menjadi suatu hal yang sangat sulit karena kita tidak langsung melihat isi hati orang lain, kalau gua bisa baca pikiran, hidup bisa jadi lebih mudah.

Jadi apa yang Anda lakukan kalau ada kondisi semacam itu?

Ya masalah insentif dan visi misi aja sih. Memang penilaian orang itu penting tapi ya pertanyaannya bagaimana kita bisa invest menumbuhkan orang-orang yang terpilih atau ketemu atau mencapai sebuah balances dalam tim yang kita punya, entah kita mau tambah orang, kurangin orang, menyesuaikan diri, menambahkan atau meningkatkan kemampuan, itu adalah hal-hal yang harus kita pikirkan.

CEO DELOS Guntur Mallarangeng (Doc. DELOS)

Apakah Anda berminat berkecimpung di politik mengingat studi politik yang pernah Anda ambil di Amerika Serikat?

Dari pengalaman keluarga, politik itu harus menjadi panggilan. Jadi, ada suatu pepatah bahwa live for politics, not live from politics. Jadi, kalau soal politik dan keikutsertaan saya dalam kehidupan dan dunia politik itu berdasarkan opportunity dan juga kemampuan saya memprioritaskan politik tanpa memiliki kepentingan-kepentingan yang bisa berseberangan dengan itu. Misalkan, kalau saya tidak bisa membiayai diri sendiri, maka saya tidak bisa menjadi seorang aktor politik yang efektif atau seorang pelaksana politik yang efektif karena saya harus memikirkan kepentingan saya sendiri dulu dan orang-orang yang bergantung pada saya atau orang-orang yang mungkin sudah membantu saya, itu ada kemungkinan bisa memiliki sebuah kepentingan-kepentingan yang berseberangan dengan kepentingan orang yang seharusnya saya pikirkan.

Belum ada kepikiran terjun ke politik?

Jadi, untuk sementara saya ingin fokus memperkuat dan memperbesar fondasi diri dulu, kalau ada panggilan, kesempatan dan sudah kuat untuk menopang diri saya sendiri, maka saya akan masuk ke dalam politik. Tapi walaupun itu jawaban saya, saya tetap menjadi seorang warga negara yang peduli akan kepemimpinan negara kita. Jadi, saya anjurkan walaupun saya belum masuk ke politik, pasti sebuah pilihan untuk ketua atau pemimpin di wilayah yang saya pilih, saya akan memilihnya dengan research, apakah orang itu punya visi misi yang sama dengan saya, dan kepentingan negara Indonesia.

Apakah Anda tertarik dengan bidang lain yang belum digeluti dan apa hal yang menarik minat Anda saat ini?

Sejujurnya kalau saya mau hidup enak dan saya tidak terlalu pusing, saya pengen buka restoran dan saya ingin jadi atlet e-sport aja. Sayangnya kalau kita bicara persentase startup dan bisnis yang gagal, kayanya lebih tinggi lagi persentase pemain gim profesional untuk gagal dan restoran untuk tutup. Jadi, kalau kita bicara tingkat stres dan risiko ya sama-sama aja.

Apa pencapaian terbesar dalam hidup Anda?

Pencapaian terbesar dalam hidup saya. Profesionally, memulai startup menurut saya sesuatu yang lumayan signifikan. Kalau secara personal saya pernah ikut lomba Ironman 70.3 World Championship itu triathlon tapi yang jaraknya itu jauh sekali, secara fisik dan mental, itu menurut saya pencapaian yang paling tinggi.

Sebagai anak muda yang membangun startup apakah Anda merasa diragukan oleh orang-orang di sekitar Anda dan bagaimana Anda mengatasi situasi itu?

Kita kan enggak bisa meyakinkan personal yang kita ketemu, ada orang yang setuju dengan kita, orang yang percaya, bahkan orang yang tidak percaya. Pertanyaannya adalah bagaimana saya percaya tentang kemampuan saya sendiri atau tidak, jawabannya sejauh ini saya cukup pede.

Guntur Mallarangeng Melakukan Pengecekan Stok Benur Tambak Udang (Doc. DELOS)

Apa yang menjadi hobi Anda saat ini?

Hobi yang paling seneng main gim seperti Dota, triathlon, olahraga, baca buku, nonton film, masak, itu semua bisa dianggap hobi. Dan semua saya suka.

Soal makanan punya menu favorit?

Sejauh ini kalau makanan aku masih nyaman dengan makanan Indonesia. Kalau ditanya menu favorit super dasar banget adalah nasi goreng kampung pakai telur ceplok dan kerupuk itu enggak bisa dikalahin banget heheh..

Ke depan apa Anda punya rencana membuka bisnis restoran siap saji?

Kalau punya restoran, gua pengen jadi kokinya, terlepas dari restoran apa, saya mau jadi orang yang masak.

185