Home Nasional Jokowi Minta Pembangunan di Eranya Dilanjutkan

Jokowi Minta Pembangunan di Eranya Dilanjutkan

Jakarta, Gatra.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara relawan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (26/11). Dalam kesempatan itu, ia mengatakan bahwa pembangunan yang selama ini dibangun di era kepemimpinannya mesti dilanjutkan hingga tahun 2045.

"Reputasi global yang sudah kita raih harus kita lanjutkan. Setuju?" kata Jokowi kepada seluruh ribuan relawan dan pendukungnya, yang langsung membalas pertanyaan itu dengan ucapan "setuju".

Lebih lanjut, Jokowi juga bertekad membawa Indonesia menjadi 5 negara terbesar sebagai ekonomi terkuat di dunia. Hal ini, kata presiden, bisa dikerjakan bila semua pihak mau bekerja dengan keras. "Dan kalau kita berani memutuskan dan tidak takut dengan negara manapun," ujarnya.

"Saat kita mensetop ekspor bahan mentah nikel, kita dibawa (digugat) ke WTO (Organisasi Perdagangan Dunia), dan kita kalah. Tapi keberanian kita menghilirasasi bahan-bahan mentah itulah yang akan kita lanjutkan meskipun kita kalah di WTO," sambungnya.

Seperti diketahui, Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa di Badan Penyelesaian Sengketa atau Dispute Settlement Body (DSB) WTO terkait kebijakan larangan ekspor bijih nikel sejak awal 2020 lalu. Keputusan itu merupakan hasil putusan panel WTO yang dicatat dalam sengketa DS 592.

Kendati begitu, pelarangan ekspor bijih nikel ke luar negeri merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia mendapatkan nilai tambah yang lebih besar dari komoditas nikel melalui hilirisasi.

Lebih lanjut, Jokowi menargetkan GDP ekonomi Indonesia mencapai USD7 triliun di tahun 2045. Hal ini, kata dia, tentu akan mengubah Indonesia menjadi negara maju. "Tapi ini tidak mudah, butuh kerja keras, butuh kerja keras," katanya.

45