Home Kesehatan Kemenkes Sebut 12.553 Anak Usia di Bawah 14 Tahun Terinfeksi HIV AIDS

Kemenkes Sebut 12.553 Anak Usia di Bawah 14 Tahun Terinfeksi HIV AIDS

Jakarta, Gatra.com - Langkah pemerintah dalam mencapai target bebas epidemi HIV-AIDS di 2030 menemui sejumlah tantangan berat. Terutama dalam penanggulangan HIV-AIDS pada perempuan, anak dan remaja yang belum optimal.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan dr. Imran Pambudi menyebut sebagian besar kasus HIV-AIDS di Indonesia berada pada kelompok umur usia 25-40 tahun.

"Setiap tahunnya masih saja ditemukan anak dengan HIV di mana ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian HIV itu masih memerlukan penguatan," ujar Imran dalam konferensi pers Hari AIDS Sedunia secara virtual, Selasa (29/11).

Ia menjelaskan untuk mengurangi kasus infeksi HIV-AIDS pada anak, perlu dilakukan koordinasi dan kolaborasi program pencegahan penularan dengan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Khususnya upaya mencegah penularan infeksi pada ibu terhadap sejumlah penyakit menular termasuk HIV AIDS maupun sifilis.

"Kalau dilihat jumlahnya, anak usia kurang dari 4 tahun itu lebih dominan terinfeksi HIV," sebutnya.

Adapun secara total data Kemenkes mencatat sepanjang periode 2010 hingga September 2022 ada sekitar 12.500 anak usia 14 tahun ke bawah telah diketahui status HIV-nya. Dari total itu, baru sebanyak 7.800 yang sedang menjalani pengobatan. Anak laki-laki memiliki porsi terinfeksi HIV lebih banyak dibandingkan anak perempuan. Karena itu, ia menekankan bahwa masalah akses pengetahuan kepada orang tua, terutama pada ibu menjadi penting dalam pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS pada anak.

"Karena mereka biasanya akan tertular Penyakit ini dari orang tuanya," sebutnya.

Di sisi lain, Imran juga mengatakan tantangan besar penanggulangan HIV AIDS di Indonesia yakni angka retensi pengobatan masih rendah. Baru sekitar 41%

"Hanya 169.767 orang dari 417.778 ODHIV (orang dengan HIV) ditemukan berstatus dalam terapi ARV sehingga resiko terjadi penularan cukup besar," imbuhnya.

Sebagai informasi Virus HIV alias Human Indeficiency Virus merupakan virus yang menyerang dan melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. Sementara AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah sindrom atau gejala penyakit karena menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat infeksi HIV.

90

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR