Home Apa Siapa Peradi Berikan Ribuan Paket Bantuan kepada Korban Gempa Cianjur

Peradi Berikan Ribuan Paket Bantuan kepada Korban Gempa Cianjur

Jakarta, Gatra.com – Warga Cianjur terdampak gempa magnitudo 5,6 di antaranya masih berada di pengungsian. Mereka tidak bisa pulang ke rumah karena bangunannya mengalami kerusakan, mulai ringang hingga roboh rata dengan tenah.

Di pengungsian, mereka membutuhkan berbagai bantuan. Untuk meringankan beban korban gempa, advokat yang berhimpun dalam wadah tunggal Peradi, menyalurkan ribuan paket bantuan, terdiri dari tikar plastik, selimut, handuk, peralatan mandi, sabun cuci, obat nyamuk, biskuit, sarung, popok bayi, dan bantal.

Ketua Umum (Ketum) Peradi, Otto Hasibuan, didampingi Sekjen Hermansyah Dulaimi, Ketua Harian R Dwiyanto Prihartono, beserta sejumlah ketua DPC, di antaranya Jakarta Barat, Jakarta Timur, Karawang, Bandung hingga Sorong menyalurkan bantuan tersebut di beberapa lokasi pengungsian.

Salah satu lokasi yang disambangi, kata Otto dalam keterangan pers, Rabu malam (30/11), yakni Posko Pengungsian Taman Prawatasari, Joglo, Cianjur. Bantuan secara simbolis diserahkan Otto kepada Danramil 060801, Kapten Dadang Sofyan yang juga koordinator posko tersebut.

Otto menyampaikan, ini merupakan misi kemanusiaan dari para pengurus dan advokat anggota Peradi yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air. “Kami datang dari Jakarta, ada juga dari Jakarta Timur, Barat, Selatan, Depok, Karawang, Bandung, dan Cibinong,” katanya.

Posko ini dipilih untuk menyalurkan bantuan karena terdapat banyak pengungsi, yakni mencapai 1.116 orang. Dadang menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan untuk warga korban gempa.

Selain memberikan bantuan, Otto bersama jajarannya sempat mengunjungi salah satu tenda pengungsi. Lena, salah satu pengungsi, mengaku masih trauma atas bencana yang menimpanya dan warga Cianjur.

Bukan hanya trauma, warga Sawah Gede, Cianjur tersebut juga tidak bisa pulang ke rumah karena hancur rata dengan tanah. Dia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.

Otto dan jajarannya menyampaikan dukungan moril agar masyarakat Cianjur korban gempa tetap semangat dan berharap segera bangkit. “Rumah boleh hancur, tetapi hati tidak boleh hancur. Percayalah Tuhan pasti akan menolong kita untuk bisa bangkit dan pulih dari musibah yang menimpa kita,” katanya.

Selepas itu, Otto dan robongan memberikan bantuan di posko pengungsian yang berlokasi di Kecamatan Gekbrong untuk didistribusikan kepada korban gempa di tiga desa, yakni Cikahuripan, Cikancan, dan Cinta Asih.

Otto dan jajaran juga sempat menemui dan berbincang dengan para pengungsi. Mereka di antaranya menyampaikan, masih terdapat warga kampungnya yang dinyatakan hilang. “Saya tanya, masih saudara atau tidak Dia jawab, kami kalau di kampung itu semua saudara,” Otto menurutkan.

Menurutnya, ungkapan tersebut juga sejalan yang pihaknya lakukan bahwa pemberian bantuan tersebut karena rasa persaudaraan sesama anak bangsa meskipun berada di berbagai daerah nan jauh di sana, seperti Sorong dan lain-lain. “Mudah-mudahan itu tetap menjadi cara berpikir hidup orang Indonesia,” katanya.

Otto mengungkapkan, meskipun bantuan ini tidak seberapa, namun diharapkan dapat meringankan beban korban gempa di Cianjur. Ribuan paket bantuan ini terkumpul berawal dari interaksi para pengurus dan advokat anggota Peradi ?di WhatsApp gorup. Interaksi semakin meluas dan para advokat memberikan donasi untuk korban gempa.

Sekretaris Kecamatan Gekbrong, Syahdan Firmansyah, menyampaikan terima kasih. Ia bersyukur DPN Peradi dan para advokat anggotanya memberikan bantuan untuk meringankan beban korban gempa di Cianjur.

Otto dan rombongan juga sempat melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Cianjur, TB Mulyana Syahrudin, dan Dandim 0608 Cianjur, Letkol Arm Hariyanto. Selain itu, juga meninjau kantor DPC Peradi Cianjur yang difungsikan sebagai Posko Peradi Peduli. Kantor tersebut tidak luput dari kerusakan, di antaranya sejumlah kaca pecah dan tembok retak.

Sejumlah anggota Peradi di Cianjur juga menjadi korban gempa. Pada kesempatan itu, Otto bersama rombongan sempat mengunjungi kediaman dua anggota DPC Peradi yang rumahnya rusak hingga roboh. Otto menyerahkan dana bantuan untuk perbaikan rumah tersebut

78