Home Gaya Hidup MMA Impact Indonesia 2022 Usai Digelar, Sandiaga Harap Bisa Ikut Pulihkan Ekonomi

MMA Impact Indonesia 2022 Usai Digelar, Sandiaga Harap Bisa Ikut Pulihkan Ekonomi

Jakarta, Gatra.com - MMA Global Indonesia menjadi tuan rumah MMA Impact Indonesia 2022 di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan. Lebih dari 500 senior industry leaders berkumpul di forum ini dan terlibat dalam diskusi yang memetakan ide, data, wawasan, dan tren terbaru dalam ekosistem.

Di awal acara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan pesan melalui video dan menyampaikan dukungannya dan mengatakan agar MMA Global Indonesia bisa ikut menjadi bagian dalam pemulihan ekonomi.

“Untuk mendukung pemulihan pelaku ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan program untuk mendukung produk kreatif lokal dan siap membantu 500 pelaku ekonomi kreatif mulai dari kuliner, seni, fashion hingga aplikasi dan ekonomi digital," kata Sandiaga dalam keterangannya, Sabtu (2/12).

Di sisi lain, Board Chairperson MMA Global Indonesia dan CEO & Presiden Direktur PT. Unilever Indonesia, Ira Noviarti, dalam pesan melalui video mengatakan, untuk menciptakan ekosistem yang mendorong dan memicu lebih banyak terobosan melalui kondisi yang sulit dan bergejolak, kita tidak dapat berdiri sendiri dan kita harus saling menginspirasi.

"Jadi kemitraan industri seperti MMA Global memainkan peran penting dalam mencerahkan dan memberdayakan para pemasar di mana saja dalam mengarahkan bagaimana membentuk masa depan Modern Marketing dan masa depan bisnis," tandasnya.

MMA Impact Indonesia 2022 membahas secara mendalam teknologi terkini yang berpusat pada pelanggan. Pakar industri terkemuka membagikan wawasan tajam mereka tentang cara memanfaatkan tools terbaru dan menggunakan teknologi untuk menghasilkan strategi yang mumpuni untuk tahun mendatang.

"MMA Impact Indonesia 2022 adalah proyek ambisius bagi kami. Kami berkolaborasi dan terlibat dengan para pemimpin industri yang merupakan perwakilan yang terbaik di ranah masing-masing dan memilih topik yang menyoroti fokus berkelanjutan kami pada ide bisnis yang terus berkembang dan semakin matang, hubungan pelanggan yang lebih dalam, serta teknologi baru," ungkap Ira.

Selain itu, dalam industri yang berkembang pesat, penting untuk memiliki kejelasan tentang cara menavigasi melalui perubahan dan MMA Global Indonesia berkomitmen untuk menyediakan platform untuk berdiskusi yang akan membantu perusahaan membuat keputusan strategis yang lebih cerdas.

"Yang membantu mereka terhubung dengan audiens mereka dengan lebih baik dan juga mendorong pertumbuhan,” ungkap Shanti Tolani, Country Head & Board of Director MMA Global Indonesia.

Fitur utama dari acara tersebut adalah diluncurkannya “The Modern Marketing Reckoner Report” yang telah lama ditunggu-tunggu. Laporan tersebut menekankan peran sentral yang akan terus dimainkan oleh teknologi untuk mempercepat pertumbuhan dalam industri pemasaran dan periklanan.

Riset yang disajikan dalam laporan ini antara lain mengeksplorasi perspektif baru tentang Smart Device Market di Indonesia, Aktivasi First-Party Data, Metaverse, pertumbuhan Video Streaming yang meroket, dan tindakan proaktif yang harus diambil perusahaan untuk menghindari Ad Fraud. Kontributor Modern Marketing Reckoner Report adalah Nestlé, CIMB Niaga, GrabAds, GfK, Multi Bintang Indonesia, Twitter, Wunderman Thompson, DM Pratama, Grivy, Merkle, ADA, Magnite, Adjust dan Cacafly Metrodata Indonesia.

Kemudian, dalam menyambut tahun 2023, ekonomi global melihat adanya tanda-tanda kesulitan yang semakin besar. IMF telah menurunkan tingkat pertumbuhan global terutama karena inflasi yang tinggi, konflik yang terus berlanjut, dan kenaikan suku bunga yang merupakan peringatan bahwa dunia sedang menunggu resesi global. Meskipun Indonesia mungkin merasakan beberapa dampaknya, Indonesia berada dalam posisi yang jauh lebih baik untuk menghadapi tantangan dibandingkan dengan banyak negara lain karena pondasi ekonomi makro yang kokoh.

Selain itu, Indonesia telah merangkul transformasi teknologi dan hal itu telah menjadi pendorong ekonomi. Dari perspektif industri pemasaran dan periklanan digital, hal ini merupakan anugerah dan ekosistem optimis bahwa meskipun ada tantangan, kualitas ekonomi Indonesia yang tangguh akan terus membuka tingkat pertumbuhan baru.

66