Home Gaya Hidup Belajar Otodidak, Warga Sukoharjo Rubah Eterna Jadi Lamborghini

Belajar Otodidak, Warga Sukoharjo Rubah Eterna Jadi Lamborghini

Sukoharjo, Gatra.com – Berawal dari menonton video di YouTube, Arjo Purwanto, warga Jati Kidul, Bugel, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mengubah mobil sedan Mitsubishi Galant Eterna 1990 menjadi Lamborghini Aventador SVJ.

Arjo menceritakan, pengerjaan modifikasi sudah dilakukan sejak Januari 2021. Proses modifikasi sendiri dimulai dari pembuatan replika yang ia kerjakan bersama anaknya. Namun karena anaknya dapat panggilan kerja, ia melanjutkannya sendiri.

“Awal dari kendaraan ini Mitusbishi Eterna 2000 cc, awalnya injeksi saya rubah ke karbo,” terang Arjo saat ditemui di rumahnya, Rabu (28/12/2022).

Sudah hampir setahun pengerjaan, modifikasi sudah rampung 80 persen. Semua bentuk mobil sudah terbentuk dan interior juga sudah terpasang, salah satunya adalah logo Lamborghini.

“Ini (logo Lamborghini) kita pesan online dari luar negeri, kalau tidak salah dulu China,” katanya.

Untuk modifikasi ekstrem ini, pria yang sehari-hari bekerja sebagai makelar mobil pikap dan bengkel ini mengaku sudah habis sekitar Rp150 juta. Rencananya proyek yang dibangunnya akan selesai pada akhir Januari tahun depan.

“Ini tinggal servis-servis mesin sama remnya, nanti rencana kalau sudah kita test drive. Kita coba di kampung—ampun dulu, nanti kalau mesinnya tidak ada yang trouble kalau udah yakin nanti keluar jalan raya,” ujarnya.

Pada saat pembuatan, Arjo mengaku kesulitan. Karena semua yang dilakukannya hanya bermodal video dari YouTube yang ia pelajari secara otodidak. Awalnya Arjo menyuruh anaknya untuk mencarikan dimensi dan model Lamborghini di internet. Sebagai patokan, miniatur Lamborghini juga dibeli agar bentuk yang diinginkan sesuai dengan aslinya.

“Kalau masalah kesulitan hampir semua, masalahnya saya tidak punya basic sama sekali di bidang otomotif dan modifikasi ini, istilahnya modal nekat. Kalau mau beli yang asli saya pesimis tidak bisa beli masalahnya harganya luar biasa,” jelasnya.

Ia mengaku saat ini sudah banyak yang melirik hasil karyanya tersebut. Mereka mayoritas berasal dari luar Jawa.

“Yang menghubungi saya lebih dari 30 orang, intinya nunggu jadi dulu,” imbuhnya.

Arjo menambahkan, setelah proses modifikasi ini selesai, kedepan ia juga akan menerima pesanan modifikasi serupa.

“Kita menerima modifikasi, asalkan waktunya tidak tergesa-gesa,” tandasnya.

 

123