Home Info Sawit Berharap Kompak Duo Raksasa

Berharap Kompak Duo Raksasa

Jakarta, Gatra.com - Kompak saja Indonesia dan Malaysia menghadapi muslihat orang-orang yang tak suka dengan sawit, posisi keduanya sebagai penguasa pasar minyak nabati dunia akan semakin kuat.

Soalnya produksi kedua negara ini lebih dari separoh minyak sawit dunia; mencapai 72 juta ton. Indonesia 50 juta ton, sisanya negeri jiran itu.

"Kedua negara ini masih diterpa diskriminasi dan kampanye negatif oleh negara-negara penghasil minyak nabati non sawit. Semuanya karena persaingan dagang," kata Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Tofan Mahdi, dalam acara bertajuk Masa Depan Kerjasama Sawit Indonesia-Malaysia di CNBC jelang siang tadi.

Lantaran itu kata lelaki 48 tahun ini, diskriminasi dan kampanye negatif itu musti jadi perhatian bersama. Soalnya upaya-upaya semacam itu berdampak pada turunnya daya saing minyak sawit di pasar global

"Komitmen, kesepakatan, dan kerjasama keduanya musti ada, termasuk dengan negara-negara penghasil minyak sawit yang tergabung dalam Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Biar sawit makin kuat," kata penulis buku Pena di Atas Langit ini.

Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung yang juga ada dalam acara itu meminta supaya petani kelapa sawit dilibatkan dalam diplomasi dan negosiasi melawan diskriminasi perdagangan oleh negara-negara maju, termasuk Uni Eropa.

"Sebab di Indonesia, 42 persen kebun kelapa sawit di Indonesia adalah milik petani. Petani adalah masa depan industri sawit Indonesia," ujar doktor agro-ekosistem Universitas Riau itu.


Abdul Aziz

83