Home Hiburan Hampir Setengah Abad Tak Konser di Indonesia, Deep Purple akan Sambangi Solo

Hampir Setengah Abad Tak Konser di Indonesia, Deep Purple akan Sambangi Solo

Solo, Gatra.com – Setelah sukses dengan penyelenggaraan Konser Dream Theater beberapa bulan lalu, Pemerintah Kota Solo akan kembali mengundang kelompok musik kenamaan dunia. Kali ini giliran Deep Purple, Group Band asal Inggris yang akan menghibur para penggemar musik cadas.

Mereka akan tampil di Solo dengan dibuka Band Rock kebanggaan Indonesia, God Bless. Penampilan keduanya dalam satu panggung yang sama, mengulang konser Deep Purple tahun 1975, dimana God Bless menjadi band pembuka Deep Purple.

CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi mengatakan konser band kenamaan asal Inggris ini akan digelar di Edupark Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo pada 10 Maret 2022 mendatang. Konser ini mengulang tahun 1975, dimana Deep Purple juga menggelar konser di Senayan, Jakarta.

”Sebenarnya kami sudah komunikasi lama dengan Deep Purple. Hasil korespondensi kami mendapat respon positif, apalagi di Indonesia diakui banyak penggemarnya,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Natahati Coffee and Eatery pada Jumat (13/1).

Baca Juga: Kota Solo Jadi Pembuka Tour Dream Theater di Asia

Kedatangan Deep Purple ke Solo tersebut dalam rangka World Tour Deep Purpe. Setelah dibujuk Rajawali Indonesia, akhirnya Deep Purple bersedia mampir ke Indonesia. Selain Jepang, hanya Indonesia yang akan disinggahi group band beraliran heavy metal tersebut.

”Kami berhasil meminta dia (Deep Purple) untuk mampir ke Indonesia. Dan istimewanya dia tidak mampir ke negara South Asia (Asia Selatan) lainnya. Setelah dari Indonesia langsung ke Jepang. Jadi Asia hanya di Indonesia dan Jepang saja,” katanya.

Mereka akan di Indonesia selama enam hari. Selain menikmati kota Solo, mereka singgal lama di Solo karena mempersiapkan produksinya.

”Kalau secara produksi luar biasa. Jadinya agak lama. Konser paling megah dengan spec raider soundsystem dan lighting yang luar biasa. Kalau ini jauh lebih mewah dengan spec sound dan lighting yang berbeda. Apalagi ini indoor,” ucapnya.

Selain sajian bagi para penikmat musik Deep Purple, konser ini juga ditujukan untuk para penggemar God Bless. Sebab konser ini juga untuk merayakan 50 tahun God Bless berkarya.

”Makanya 50 tahunnya Godbless kali ini tidak sembarangan. Sebuah band bisa bertahan 50 tahun dan masih eksis. Itu gak sembarangan, makanya ini peristiwa penting,” katanya.

Baca Juga: Lama Mati Suri, 'Rock In Solo' Dibangkitkan Gibran di Masa Pandemi

Namun hadirnya God Bless kali ini tidak seperti di tahun 1975 lalu. Sebab kali ini mereka akan tampil dengan porsi yang sama dengan durasi permainan sama. God Bless akan tampil satu jam di awal pertunjukan. Kemudian dilanjutkan dengan Deep Purple yang tampil di satu jam berikutnya.

”Kalau dulu dia sebagai band pembuka, jadi sekarang sama-sama main. Kami kasih panggung yang sama,” ucapnya.

Sehingga penampilan di konser ini merupakan pertemuan dua kebudayaan. Tidak hanya sekadar konser musik, tapi juga peristiwa penting untuk seni pertunjukan di Indonesia.

”Ini adalah peristiwa kebudayaan bagi kami. Dua band legendaris bertemu, ini sebuah revolusi. Konsernya Deep Purple (tahun 1975) merupakan revolusi showbiz di Indonesia. Dimana tata panggung dan stage yang benar. Bagaimana konsep panggung yang benar, mereka yang merevolusi,” jelasnya.

Baca Juga: Gaet Anak Muda, Indosat Hibur Warga Solo dengan Collabonation

Sementara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan memperbanyak destinasi baru di kota Solo. Sehingga banyak venue yang bisa digunakan untuk konser musik.

”Kemarin mendatangkan Dream Theater di Manahan. Kemarin di Lapangan Parkir Manahan. Besok Deep Purple di Auditorium Manahan. Jadi ke depan kita ingin mengejakr ketertinggalan dengan kota-kota lain seperti Jogja dan Jakarta,” ucapnya.

459