Home Regional Akibat Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Sumbar Dilanda Banjir

Akibat Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Sumbar Dilanda Banjir

Padang, Gatra.com-Sejumlah titik di daerah Sumatera Barat (Sumbar) dilanda bencana longsor dan banjir akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak Senin (23/1) sejak pukul 13.00 WIB hingga dini hari 00.30 WIB. Berdasarkan data yang dihimpun Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, setidaknya ratusan rumah di lima kabupaten dan kota terdampak bencana, baik longsor maupun banjir.
 
Lima daerah di Kabupaten Agam yang dilanda banjir tepatnya berada di Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari dengan genangan air setinggi 50-60cm. Kondisi tidak ada korban jiwa, namun air belum surut. Kemudian, Kabupaten Kepulauan Mentawai terutama di Desa Malancan Kecamatan Siberut Utara juga dilanda banjir. Ketinggian genangan air mencapai 50-100cm. Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerusakan akibat banjir karena guyuran hujan ini.
 
Salah satu titik longsor terjadi di Panorama 1 Kecamatan Lubuk Kilangan sekira pukul 17.00 WIB, yang berdampak tertutupnya akses jalan Padang-Solok. Selain longsor, banjir di beberapa titik juga terjadi di Kota Padang. Salah satunya di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh akibat sungai meluap karena tingginya intensitas hujan. Sebanyak 20 KK terpaksa mengungsi akibat luapan sungai tersebut.
 
Kalaksa BPBD Sumbar, Jumaidi yang turun langsung ke lokasi sejak sore menyebut setidaknya sekitar 35 unit rumah terdampak banjir akibat luapan sungai di Batu Busuk. Selanjutnya, bencana longsor dan banjir juga melanda 9 nagari di Padang Pariaman. Rinciannya, banjir menggenangi puluhan rumah warga di Korong Tanah Taban dan Korong Surantiah, Nagari Pasie Laweh Lubuk, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman.
 
Sementara itu, menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur  menyebut hampir seluruh wilayah Sumbar merata diguyur hujan. Tetapi yang terdampak bencana berada di daerah Pesisir Selatan, Kota Padang, dan Padang Pariaman. Menurut Rumainur, akibat bencana banjir dan longsor tersebut, diperkirakan berdampak pada ribuan Kepala Keluarga (KK). Kendati begitu, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat bencana yang melanda di 5 kabupaten dan kota tersebut.
 
Khusus di daerah Batu Busuak, Kota Padang, pihaknya telah terjun ke lokasi banjir bersama tim gabungan, baik BPBD Provinsi Sumbar, BPBD Kota Padang, PMI, Wali Kota Padang, TNI-Polri, Basarnas, Satpol PP, Dinas Sosial, dan pihak lainnya.  Ada sekitar 35 unit rumah yang terdampak, tapi cuma 20 KK yang mengungsi, sebagian besar masih bertahan di rumah masing-masing. Kita juga menyerahkan perlengkapan keluarga 10 boks, sarung 21 helai, dan rendang 19 kilogram untuk disalurkan ke warga yang terdampak, terangnya.
23