Home Internasional Bakar Alquran, Tiap Menit 20 Pesan Masuk, 5 Ancam Membunuh

Bakar Alquran, Tiap Menit 20 Pesan Masuk, 5 Ancam Membunuh

Stockholm, Gatra.com- Swedia satu per satu meminta persetujuan negara NATO untuk bisa menjadi anggota. Tinggal Hongaria dan Turki yang belum mengiyakan. Hingga demonstrasi provokatif membakar patung presiden Erdogan dan Alquran yang menargetkan Turki digelar, 21/01. Demikian eng.az24saat.org, 24/01.

Rasmus Paludan telah membuat drama jelek pada demonstrasi itu. Paludan mengulang tindakan serupa pada musim semi lalu, mengatakan dia menerima banyak ancaman pembunuhan setelah kejadian terbaru.

Sejak 2019, Paludan, pemimpin partai sayap kanan Stram Kurs yang dikenal dengan pandangan anti-Islamnya, berada di bawah perlindungan polisi. Paludan berbicara kepada koran sosial "Expressen" bahwa dari 20 pesan yang dia terima tiap menit, salah satu pesannya adalah ancaman yang "sangat spesifik" dan dia takut.

Paludan menjawab pertanyaan “apakah Anda menyesalinya” sebagai berikut:

"Itu bukan saya. Alasan saya melakukan ini adalah kepentingan politik. Saya pikir ada alasannya. Yang membuat saya sedih adalah begitu banyak orang yang mengancam saya dengan kematian,” katanya.

aludan mengatakan bahwa situasinya semakin serius. “Jelas situasi ini semakin serius. Saya mendapatkan ancaman yang sangat spesifik. Di sosial media mungkin 20 pesan masuk per menit, 5 di antaranya adalah pesan ancaman,” katanya.

Paludan mengaku ketakutan. "Ya. Saya takut ketika seseorang secara terbuka menulis bahwa mereka akan membunuh saya,” ungkapnya. 

74

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR