Home Ekonomi Kuatkan Silaturahmi, Indonesia-Uzbekistan Jalin Kerja Sama Pariwisata hingga Ekonomi Kreatif

Kuatkan Silaturahmi, Indonesia-Uzbekistan Jalin Kerja Sama Pariwisata hingga Ekonomi Kreatif

Jakarta, Gatra.com - Indonesian Halal Lifestyle Center (IHLC) sukses menggelar acara yang bertajuk "Indonesia-Uzbekistan Tourism and Creative Economy Business Meeting & Cultural Dinner". Tujuan diselenggarakannya acara ini sebagai wujud meneruskan kerja sama antara Indonesia dan Uzbekistan yang telah terjalin selama berpuluh tahun silam lamanya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah delegasi dari Uzbekistan yang turut memeriahkan serta saling berdiskusi terkait dengan peluang bisnis oleh pemilik usaha lokal Indonesia.

Vice Chairwoman Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Jetty Rosila Hadi mengungkapkan, kerja sama kali ini bukan hanya terfokus pada pariwisata, melainkan pada berbagai bidang, yakni fashion, pendidikan, kuliner, dan ekonomi kreatif lainnya.

"Kami ingin kerja sama itu bisa menguntungkan bagi kedua negara, di mana temen-temen Uzbekistan bisa berkunjung ke Indonesia dan sebaliknya. Dalam bidang pendidikan, mereka bisa kirim pelajar dan mahasiswanya untuk ikut pertukaran. Kemudian dari ulamanya bisa juga ikut pertukaran," katanya saat ditemui oleh awak media di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (2/2).

Ia menambahkan kerja sama yang terjalin antara Indonesia dengan Uzbekistan tak terlepas dari sisi historisnya. Hal ini terdapat makam Imam Bukhari, seorang tokoh Muslim yang ajarannya seringkali dijadikan pembelajaran dalam hadis-hadis oleh umat muslim di dunia.

Makam Imam Bukhari tersebut ditemukan atas permintaan langsung oleh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, pada tahun 1956 sewaktu ia ingin mengunjungi negara Rusia. Kemudian, Bung Karno meminta supaya menemukan dan merawat makam imam tersebut sebagai syarat agar diperkenankan untuk mengunjungi Rusia.

Dari historis inilah yang dinilai sebagai pengingat hubungan yang baik antara Indonesia dengan Uzbekistan. Lebih jauh, Jetty sangat berharap pada pertemuan kerja sama ini dapat memberikan devisa untuk keduanya.

"Kami berharap semoga acara ini dapat mendatangkan kerja sama dan bermanfaat bagi kedua negara, yaitu Indonesia dan Uzbekistan," katanya.

55