Home Regional Dibanding Arus Balik, Pemesanan Tiket KA Mudik ke Yogyakarta Lebih Rendah

Dibanding Arus Balik, Pemesanan Tiket KA Mudik ke Yogyakarta Lebih Rendah

Yogyakarta, Gatra.com - PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat tingkat penjualan tiket mudik lebaran tahun ini tergolong rendah dibandingkan arus baliknya. Pada Kamis (6/4), PT KAI meluncurkan penambahan perjalanan kereta ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menyatakan, data penjualan tiket pra Lebaran yaitu pada 12-22 April baru terjual 58.539 tiket atau 38 persen dari total 155.760 tiket yang disediakan.

“Sementara di periode Lebaran dan pasca Lebaran di rentang 22 April-3 Mei 2023, terjual sebanyak 135.731 atau 75 persen dari total 180.736 tiket yang disediakan,” kata Agus.

Kondisi ini sesuai prediksi yang dilakukan jajarannya bahwa saat Lebaran tahun ini arus penumpang di wilayah Daop 6 didominasi pemudik dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Dengan begitu, tiket-tiket KA yang lebih banyak terjual saat ini adalah keberangkatan pasca Lebaran karena saat itu merupakan saat masyarakat balik ke kota-kota besar.

“Tahun ini kita proyeksikan jumlah penumpang naik sebanyak 43 persen dibanding Lebaran tahun lalu,” lanjut Agus.

KAI Daop 6 merinci tanggal keberangkatan favorit yang dipilih penumpang saat mudik yaitu 15, 18, 19, 20, dan 21 April. Sedangkan tanggal favorit arus balik yaitu 24, 25, 26, 27 April dan 1 Mei.

Dari semua perjalanan, tercatat lima kereta yang menjadi favorit baik di saat arus mudik maupun arus balik yaitu KA Sri Tanjung jurusan Yogyakarta – Banyuwangi, KA Bengawan Pasar (Senen - Purwosari), KA Joglosemar Kerto (Solo-Tegal-Solo-Jogja), KA Progo (Lempuyangan-Pasar Senen), dan KA Senja Utama (Solo/Yogya-Pasar Senen).

Sebagai dukungan kelancaran arus mudik maupun balik di Yogyakarta, KAI Bandara hari ini menambahkan jadwal perjalanan KA Bandara menuju YIA sebanyak 12 perjalanan per hari. Total dengan KA Bandara reguler, dari dan ke bandara YIA terdapat jawdal 42 perjalanan per hari.

“Dua belas penambahan KA YIA Xpress memberikan layanan yang berbeda dengan KA Bandara Reguler,” kata Direktur Utama Railink, Porwanto Handry.

Ia menjelaskan, di KA YIA Xpress yang memiliki waktu tempuh 35 menit tanpa berhenti di Stasiun Wates, penumpang bebas memilih tempat duduk dan dapat melakukan proses pembatalan pemesanan tiket 30 menit sebelum keberangkatan.

“Memang harga yang kami tawarkan lebih mahal dibandingkan reguler yaitu Rp50 ribu," kata Porwanto. Namun ia menyatakan penumpang akan merasakan kecepatan, kenyamanan, dan waktu yang fleksibel.

Dengan waktu operasi kereta dari dan ke YIA sebanyak 42 perjalanan, diproyeksikan kereta ini mampu mengangkut sebanyak 10.100 penumpang per hari.

Porwanto menyatakan selama masa angkutan Lebaran tahun ini pihaknya menyediakan sebanyak 45.600 tiket, termasuk seribu tiket yang sudah terjual sejak 4 April lalu.

86