Home Hukum Manusia Dijadikan Budak, Mahfud Nyatakan Perang TPPO hingga ke Daerah

Manusia Dijadikan Budak, Mahfud Nyatakan Perang TPPO hingga ke Daerah

Sleman, Gatra.com – Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut negara menyatakan perang terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Bersama dengan Kementerian dan lembaga negara terkait, Mahfud akan turun ke daerah untuk mengantisipasi TPPO.

“TPPO tindak pidana yang sangat jahat. Karena orang diperjualbelikan seperti budak. Mereka direkrut dari desa, karena miskin dan tidak punya pekerjaan, terus dijanjikan pekerjaan di luar negeri,” kata Mahfud di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Kamis (4/5).

Oleh pelaku yang tergabung dalam sindikat, para korban diminta membubuhkan tanda tangan ke berbagai surat lalu dibuatkan paspor untuk bepergian ke luar negeri. Di sana, mereka dijual dan dijadikan budak.

“Ada yang bekerja keras di kapal-kapal sampai mati itu. Ada yang dibuang ke laut, ada yang kapalnya ditenggelamkan karena dikejar penegak hukum dan sebagainya. Itu banyak sekali,” lanjutnya.

Mahfud menyatakan, sindikat TPPO yang bertindak sebagai penyalur dan beroperasi di dalam negeri diketahui sudah bermain dengan aparat Kementerian Dalam Negeri, Imigrasi, dan Kementerian Perhubungan. Sedangkan pelaku yang ada di luar negeri merupakan penampung korban sebelum diperjualbelikan.

Ia menyatakan, kunjungan ke daerah-daerah bersama kementerian dan lembaga terkait bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petugas lapangan mengenai adanya indikasi terjadinya TPPO.

“Mereka harus mengerti, orang yang profilnya miskin tetapi mampu bepergian ke luar negeri. Ini ada indikasi mereka akan dijual ke luar negeri. Di sana banyak yang disiksa, disekap berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, gaji tak dibayar. Harus kita lawan,” tegasnya.

Mahfud menyatakan perang terhadap TPPO ini dikobarkan setelah pemerintah menyatakan perang terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Saya kemarin sudah, buat shock terapi, hari ini besok atau minggu depan melakukan penangkapan. Kita sudah mengantongi nama-nama penyalur dan sindikat TPPO di satu daerah. Kita berikan ke Bareskrim Polri untuk segera ditangkap dalam beberapa hari ini,” kata Mahfud.

145