Home Hukum Balas Teguran dengan Umpatan, Pria di Dompu Bonyok Dibacok dan Dikeroyok

Balas Teguran dengan Umpatan, Pria di Dompu Bonyok Dibacok dan Dikeroyok

Dompu, Gatra.com-Seorang pria dengan inisial HE (40) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan BS (44) dan kawan-kawannya, hingga mengalami luka serius disabet senjata tajam (parang, red) di Dusun Sigi, Desa Soriutu, Kecamatan Dompu, NTB.

Kapolsek Manggelewa, Iptu Ramli, dalam keterangannya menyebutkan, insiden pengeroyokan ini terjadi pada Selasa, (23/5) malam sekitar pukul 20.30 Wita.

“Petugas piket SPKT yang siaga di Mapolsek Manggelewa, dipimpin langsung Kapolsek bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengambil alih situasi,” kata Iptu Ramli dalam keterangan resminya diterima Gatra.com, Kamis (25/5).

Dikatakan, pengeroyokan itu sendiri, berawal ketika BS cs tengah berkumpul bareng keluarga besarnya di depan pekarangan rumah. Tak lama kemudian, terdengar olehnya suara teriakan anaknya di kejar HE yang tak lain ayah tirinya sambil berlari keluar rumah.

"HE ini tak lain adalah suami dari mantan istrinya BS. Lantaran panik dengan kondisi demikian, BS pun menghampiri HE kemudian menegurnya. Namun, teguran itu malah dibalas umpatan yang mengakibatkan BS terprovokasi lantas melesatkan pukulan terhadap HE hingga tersungkur,” beber Kapolsek mengutip keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek menambahkan, tak berhenti di situ, saudara dekat BS yang turut berada di TKP, JU dan AN pun tepancing dan masing-masing langsung mengambil senjata tajam jenis parang, kemudian membacok HE dengan beberapa kali sabetan. Akibat bacokan, HE mengalami luka-luka robek bagian Kepala, punggung dan tangannya.

Atas kejadian tersebut, aggota piket jaga Polsek Manggelewa, mendatangi TKP, selanjutnya mengambil tindakan pengamanan sekaligus mengevakuasi korban ke rumah sakit Pratama Manggelewa untuk di berikan perawatan medis.

"Namun, mengingat kondisi HE yang demikian kritis, harus di rujuk ke RSUD Kabupaten Dompu," imbuhnya.

Anggota Personil Polsek lainnya mengamankan BS cs ke Mapolsek Manggelewa untuk diproses lebih lanjut.

"Sementara situasi aman, terkendali. Untuk menghindari kemungkinan gangguan Kamtibmas pasca insiden penganiayaan, Polsek Manggelewa melakukan penggalangan serta berkoordinasi dengan perangkat desa setempat serta tokoh masyarakat lainnya," tutup Kapolsek.

153