Home Milenial Lewat Edukasi 3D Print Fest, Astragraphia Xprins Indonesia Dukung Inovasi Siswa Vokasi

Lewat Edukasi 3D Print Fest, Astragraphia Xprins Indonesia Dukung Inovasi Siswa Vokasi

Jakarta, Gatra.com – PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI), entitas anak PT Astra Graphia Tbk (Astragraphia), menampilkan karya-karya cetakan tiga dimensi (3D printing) terbaik dari para siswa-siswi SMK dan Vokasi se-Jakarta di Mbloc Space Jakarta pada Selasa, 6 Juni 2023. Acara tersebut sekaligus menjadi puncak kegiatan dari acara 3D Print Fest yang diselenggarakan dari bulan Maret hingga Juni 2023 di Jakarta.

3D Print Fest merupakan rangkaian acara edukasi teknologi 3D printing kepada siswa-siswi kejuruan baik SMK maupun vokasi yang meliputi kegiatan pelatihan dan workshop teknologi 3D printing, kompetisi 3D printing yang meliputi pembuatan ide produk, pengerjaan 3D modeling, printing, hingga product finishing, penjurian kompetisi, fun games, serta pameran karya terbaik 3D printing dan 3D printer Creality yang dipasarkan oleh AXI.

Direktur AXI K. Teguh Santoso dan Tim Bersama Subkoordinator Urusan Peserta Didik & Pembangunan Karakter SMK Disdik Provinsi DKI Jakarta Anas Rosich (Doc. Astragraphia)

Direktur PT Astragraphia Xprins Indonesia, K. Teguh Santoso mengatakan, kegiatan 3D Print Fest bertujuan mengedukasi dan mendorong generasi muda terhadap pemanfaatan teknologi 3D printing untuk dapat berinovasi dalam industri pendidikan. “AXI berharap, kegiatan ini dapat menciptakan awareness dan memunculkan semangat berbagai pihak untuk mewujudkan pasar 3D printing yang lebih besar lagi dan dapat bermanfaat bagi setiap lapisan masyarakat baik dari sektor personal, komersial, dan industri,” ujar Teguh.

Menurutnya, AXI berkomitmen mengembangkan ekosistem 3D printing di Indonesia dan membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh stakeholder baik pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, dan publik secara luas. “Ke depannya, AXI berupaya menjadi Center of Excellence di dalam ekosistem 3D printing,” katanya.

Kegiatan Puncak Edukasi 3D Print Fest (GATRA/ Andhika Dinata)

Dalam kesempatan itu, Teguh mengapresiasi berlimpahnya ide dari kalangan muda atau Gen Z yang mengikuti ajang Edukasi 3D Print Fest. Karya-karya inovasi tersebut terlihat dari beragamnya karya 3D Printing yang mereka hasilkan. “Saya melihat karya mereka lebih banyak berasal dari keseharian atau daily use, kemudian insporasinya terlihat dari produk jepitan handphone, lalu ada inovasi yang lebih tinggi sebagai pendukung aktivitas mereka seperti engineering,” tuturnya.

Selain itu, Edukasi 3D Print Fest dilakukan kepada siswa untuk membangun kesadaran akan tumbuhnya ekosistem 3D Print di Indonesia. “Karena pada saat 3D Print masuk kan sebagai kategori premium, kini kita coba hilangin stigma itu. Dengan itu, bisa juga nanti mempercepat pasar printer 3D. Jangka panjang dari 3D itu akan bekerja sama dengan regulator, pelaku usaha, terutama munculnya gagasan dari Gen Z,” ucap Teguh.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Diding Wahyudin mengatakan, pengaplikasian 3D printing akan mampu menjadi suatu tren yang positif untuk kemajuan berbagai industri di tanah air. “Kehadiran teknologi 3D printing dapat memotivasi para siswa SMK untuk berkarya, serta dapat memberikan nilai tambah khususnya untuk keterampilan baru bagi mereka agar semakin siap dalam berkompetisi di dunia kerja dari berbagai industri,” ujar Diding.

Hasil Karya Kontestan 3D Print Fest (GATRA/ Andhika Dinata)

“Kami mengapresiasi rangkaian kegiatan 3D Print Fest yang AXI selenggarakan karena hal ini bermanfaat bagi dunia pendidikan dan semoga kegiatan ini dapat diadakan secara berkelanjutan,” ia menambahkan.

Diketahui, AXI menggandeng berbagai mitra strategis dalam menyukseskan rangkaian kegiatan 3D Print Fest seperti Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dealer resmi 3D printing AXI 3D Zaiku, asosiasi Printridi dan Evolusi 3D, institusi pendidikan Astra Polytechnic (Astratech), serta M Bloc Space dan M Bloc Xperience. Dalam melakukan proses penjaringan peserta kompetisi siswa-siswi kejuruan, AXI berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang SMK.

Sebelum kegiatan 3D Print Fest berlangsung AXI melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta untuk menggelar workshop dan pelatihan desain, printing, scanning, hingga finishing di sekolah-sekolah. Kegiatan yang dimulai pada Februari 2023 itu diikuti oleh 60 sekolah se-DKI Jakarta dan diikuti oleh ratusan siswa.

Pada Juni ini, diseleksi 10 finalis kontestan terbaik dalam ajang 3D Print Fest. Sejumlah karya siswa SMK yang tampil dalam ajang 3D Print Fest ini antara lain: “Kantung Ajaib”, “Automatic Wall-E Storage”, “Squeeze Fan”, “Holder Charging Smartphone”, “Foldable Phone”, “Nomor Meja Lithophone”, “Asbak”, “Casing Drone”, dan “Pegangan Tas Belanja”.

Pada sesi penjurian pada 6 Juni 2023, diumumkan peringkat terbaik kompetisi tersebut. Juara I diraih oleh Kelompok 1 SMKN 36 Jakarta lewat karya “Alat Pakan Ikan”. Juara II diraih oleh Nusantara Challenger SMKN 2 Cimahi dengan karya “Nomor Meja Lithophane”. Sedangkan, Juara III diraih oleh Balder – SMK Islam PB Soedirman 1 Jakarta lewat karya “Automatic Wall-E Storage”.

203