Home Nasional Kemenkes Targetkan Semua Daerah Punya Kawasan Tanpa Rokok

Kemenkes Targetkan Semua Daerah Punya Kawasan Tanpa Rokok

Jakarta, Gatra.com - Wakil Menteri Kesehatan (Wamen Kemenkes) RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono menyampaikan, pemerintah menargetkan agar semua daerah di Indonesia punya kawasan tanoa rokok (KTR). Hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi penggunaan tembakau di masyarakat.

"Saat ini sudah ada 86 persen daerah yang mempunyai aturan KTR. Kita harapkan di tahun 2023, nanti akan 100 persen targetnya untuk semua daerah punya KTR," ucap Dante Saksono Harbuwono dalam acara puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2023 di Jakarta, Kamis (8/6).

Wamenkes mengatakan, pemerintah juga akan mengimplementasikan kampanye tidak merokok ke dalam berbagai aturan, kebijakan, serta mengevaluasi yang saat ini sudah berjalan. Materi edukasi tentang bahaya tembakau juga akan digencarkan melalui media digital dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah.

"Dari Global Adult Tobacco Survey menunjukkan bahwa saat ini ada 70,2 juta atau 34,5 persen orang di dunia yang merokok. Indonesia menempati urutan ketiga, sayangnya," kata Wamenkes.

Tingginya angka perokok di tanah air menurut Kemenkes juga dikarenakan Indonesia merupakan salah satu produsen tembakau. Menyiasati hal ini, Kemenkes mendorong agar para petani tembakau mau beralih untuk menanam pangan, bukan lagi tembakau.

"Yang tadinya menanam tembakau menjadi menanam tanaman pangan. Dan, kita hargai dan kita beri penghargaan," ucap Dante lagi.

Wamenkes mengatakan, tingginya angka penggunaan tembakau juga berhubungan dengan kejadian penyakit tidak menular yang menyebabkan tingginya angka kematian dan pembiayaan yang harus dikeluarkan pemerintah. Berdasarkan data WHO, tercatat ada 8,2 juta kematian yang berhubungan langsung dengan penggunaan tembakau.

"Ini merepresentasikan kita sama-sama berkomitmen bahwa tembakau adalah musuh kita bersama," ucap Dante lagi.

186