Home Liputan Haji Penerbangan Haji Kembali Diberangkatkan dari Yaman

Penerbangan Haji Kembali Diberangkatkan dari Yaman

Sana’a, Gatra.com - Maskapai nasional Yaman, Yamania Airways, akan meluncurkan penerbangan pertamanya pada 17 Juni untuk mengangkut jemaah haji dari Bandara Internasional Sanaa, ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. 

Pernyataan itu disampaikan Menteri Penerangan Yaman Moammar al-Iryani dikutip Al-arabiya, pada Kamis, (16/6).

Sanaa, ibu kota Yaman, selama ini berada di bawah kendali milisi Houthi yang didukung Iran sejak 2014, sehingga mendorong koalisi Arab untuk campur tangan guna mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

“Al-Iryani mengatakan bahwa keputusan untuk meluncurkan penerbangan dari Bandara Internasional Sanaa ke bandara Jeddah dan Madinah dikeluarkan atas arahan Presiden Dewan Pimpinan Kepresidenan (PLC) Yaman, Rashad al-Alimi dan dengan kerja sama Arab Saudi,” kata al-Iryani dalam akun tweetnya.

Baca Juga: Serangan Arab Saudi di Yaman Munculkan Gerakan Boikot Haji

 “Terlepas dari situasi sulit dan tindakan yang diambil oleh milisi teroris Houthi yang menargetkan warga Yaman dan membatasi mereka, al-Alimi mengerahkan upaya keras di berbagai tingkatan untuk meringankan penderitaan warga,” kata al-Iryani. 

Dia menambahkan bahwa kepala PLC sedang berkoordinasi dengan negara-negara persaudaraan dan sahabat, untuk menyediakan fasilitas bagi warga Yaman mengingat keadaan luar biasa yang dialami negara tersebut.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengkonfirmasi berita tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip Saudi Press Agency (SPA) bahwa keputusan tersebut bermula pada keinginan Kerajaan untuk memastikan warga Yaman dari berbagai bagian negara dapat melakukan haji.

Baca Juga: Koalisi Arab Melancarkan Serangan Udara di Sanaa, Ibu Kota Yaman

“Oleh karena itu, diputuskan untuk memfasilitasi kedatangan jemaah Yaman untuk melakukan haji dari Bandara Internasional Sanaa ke Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, serupa dengan pelabuhan darat dan udara lainnya di Yaman,” bunyi pernyataan tersebut.

Haji akan dimulai pada 26 Juni – sambil menunggu pengumuman resmi oleh pihak berwenang.

Ziarah tahun ini akan mencatat sekitar 2,6 juta Muslim berkumpul untuk melakukan ritual Islam untuk pertama kalinya sejak pembatasan COVID-19.

Pertempuran di Yaman berkurang secara signifikan setelah gencatan senjata yang ditengahi PBB diumumkan pada April 2022. Gencatan senjata berakhir pada Oktober, namun sebagian besar pertempuran tetap ditahan.

Baca Juga: Saudi Ajak Damai, Inilah Kondisi Yaman Yang Memilukan

Duta Besar Arab Saudi untuk Yaman Mohammed al-Jaber melakukan perjalanan ke ibu kota yang dikuasai Houthi pada bulan April, sebagai upaya untuk menstabilkan gencatan senjata.

138