Home Pendidikan Kerjasama Pendidikan Jepang-ASEAN Didorong Menguat Pasca Covid-19

Kerjasama Pendidikan Jepang-ASEAN Didorong Menguat Pasca Covid-19

Jakarta, Gatra.com - Pandemi Covid-19 yang berlangsung secara global di dua tahun berlalu memang menghadirkan berbagai tantangan bagi perguruan tinggi. Seluruh kampus di dunia harus menerapkan adaptasi baru guna menyiasati pembelajaran di tengah-tengah situasi normal.

Hal tersebut pula dialami oleh Hiroshima University. Salah satu kampus kenamaan di Jepang. Executive Vice President for Global Initiatives Hiroshima University, Kaneko Shinji, mengaku pihaknya meluncurkan beberapa inisiatif guna menanggulangi pola belajar di tengah pandemi.

Salah satunya dengan menggagas pola pembelajaran baru. Shinji mengatakan, pengoptimalan pembelajaran dalam jaringan (Daring) menjadi cara yang disusun oleh pihaknya.

“Pembelajaran Daring kami terapkan untuk mahasiswa tahun pertama sampai ketiga. Pembelajaran ini pun akhirnya kami terapkan di tengah kerjasama pertukaran pelajar yang tengah berjalan," kata Shinji dalam keterangannya simposium ASJA-ASCOJA-PERSADA International di Universitas Darma Persada (Unsada), Sabtu (8/7).

Pandemi juga menjadi pembelajaran bahwa kolaborasi pendidikan antar negara menjadi sesuatu yang penting. Oleh karenanya, kedepan Hiroshima University juga akan terus menjalin kerjasama dengan dunia pendidikan tinggi, khususnya di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

"Sampai saat ini sudah ada 294 mahasiswa internasional yang sudah mendaftar. Kerjasama dengan ASEAN pun sudah menghasilkan 2.165 alumni," jelasnya.

Sementara itu, Minister and Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Jepang, Tamura Masami, menyebut bahwa Jepang selama ini mengagumi ekosistem pendidikan di negara-negara ASEAN. Ia pun berharap jalinan kerjasama sektor pendidikan antara Jepang dan negara-negara ASEAN akan makin erat.

"Kami sangat mengagumi bagaimana pendidikan berjalan di negara ASEAN. Dalam beberapa tahun terakhir, memang adanya pandemi membatasi pertukaran mahasiswa di pendidikan. Namun kedepan, semoga kerjasama pertukaran pendidikan akan kembali menguat," paparnya.

104