Home Nasional BRIN Catat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Cenderung Meningkat

BRIN Catat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Cenderung Meningkat

Jakarta, Gatra.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat adanya kenaikan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian RI (Polri) sejak Mei 2023. Kenaikan itu tampak dari sederet riset yang dilakukan oleh sejumlah lembaga riset setiap bulannya, dengan metode random sampling dan margin of error yang berkisar pada angka 2,5—3 persen.

"Jika kita lihat di sini memang beranjak tingkat kepercayaan polisi beranjak naik ya dari Januari sampai Juni 2023," kata Peneliti BRIN Sarah Nuraini Siregar dalam acara diskusi 'Pelanggaran Polisi dan Tantangan bagi Polri Presisi', di kanal YouTube Pusat Riset Politik BRIN, Senin (24/7).

Tercatat, berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri pada Juni 2023 meningkat ke angka 76,4 persen. Sementara itu, tingkat kepercayaan Polri pada bulan Mei tercatat berada pada angka 61,6 persen berdasarkan hasil survei Kompas dan 70 persen berdasarkan hasil survei Charta Politika.

Adapun, tingkat kepercayaan Polri pada Januari 2023 tercatat berada pada angka 49,9 persen pada Januari, berdasarkan survei Kompas. Angka itu kemudian menanjak cukup signifikan ke angka 64 persen pada Februari, berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Tingkat kepercayaan kepada polisi pun semakin meningkat ke angka 70,8 persen pada Maret 2023 dan 73,2 persen pada April 2023, sebagaimana tercatat dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia.

Sebagai informasi, pada Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-77, Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk terus berbenah dan siap melakukan koreksi diri untuk menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan terhadap publik.

Hal itu pun selaras dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo yang meminta Polri untuk senantiasa memberikan perasaan aman, keadilan, pengayoman, dan kepastian hukum kepada masyarakat Indonesia.

28