Home Regional Ayep Zaki Lepas Mesin Produksi Perusahaan Binaan di Sukabumi ke Riau

Ayep Zaki Lepas Mesin Produksi Perusahaan Binaan di Sukabumi ke Riau

Jakarta, Gatra.com - Program menata kebaikan di Sukabumi yang digaungkan oleh Pendiri Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Ayep Zaki terus diimplementasikan melalui berbagai sektor. Salah satu yang sekarang sedang menjadi fokus yakni di sektor pertanian.

Ayep Zaki melakukan pelepasan Mesin Produksi Pupuk dari perusahaan manufaktur binaannya yaitu PT Assalamah Cahaya Sakti (ACS) yang berlokasi di Lingkungan Industri Kecil (LIK), Cibatu, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Turut hadir dalam acara pelepasan ini diantaranya Korbinmas Baharkam Polri yakni Kombes Pol Tatar Nugroho, dan Kombes Pol Bharata Indrayana beserta Jajaran dari Polresta Sukabumi dan Polsek Cisaat, RUH. Saputra dan Mulyadi selaku PT. Bursatani Futura Andyta (Produsen Pupuk Batubara untuk Provinsi Riau). Ada juga Dani Tarsoni selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi, Universitas Nusa Putra, Bank Mandiri dan Bank Bukopin Syariah serta tokoh masyarakat sekitar.

“Tepat di hari ini saya bersama Lalik Malikul Huda selaku Direktur PT ACS melepas 1 set unit mesin produksi pupuk dengan teknologi bahan baku batu bara dengan kapasitas produksi 5 ton per jam ke wilayah Pekanbaru, Riau,” terang Ayep Zaki dalam keterangan yang diterima, Kamis (27/7/2023).

Di hadapan para tamu undangan, Ayep Zaki menyampaikan komitmennya yang kuat untuk terus konsisten berkiprah di bidang pertanian dari hulu hingga hilir, salah satunya dilaksanakan dengan terjalinnya kemitraan FKDB dengan Polri, petani, dan dengan UKM.

“FKDB didirikan untuk mendukung pemerintah. FKDB bersama pemerintah akan membangun ekosistem ekonomi, pendidikan, pertanian dan lainnya. FKDB saat ini tengah membina dan bermitra dengan 6 UKM logam, yang fokus membuat peralatan sektor pertanian dan makanan. Mesin pupuk batubara ini merupakan salah satu karya asli dari Cibatu, Sukabumi yang diciptakan sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas sektor pertanian Indonesia, bahkan hingga dunia “ tambah Ayep.

Selanjutnya, Kombes Bharata Indrayana dalam sambutannya pun memberikan apresiasi terhadap program ini. Menurutnya, di tengah persoalan defisitnya bahan pupuk dunia saat ini, FKDB mampu berinovasi dalam mencarikan solusi untuk menjaga ketersediaan pangan.

"Hal ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari problem Ketahanan Pangan. Semoga dengan karya kreatif dan inovatif FKDB ini bisa menginspirasi para putra bangsa yang juga konsen di bidang pertanian untuk terus tiada henti berkarya demi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang tentunya berdampak positif terhadap cipta kondisi Kamtibmas,” tutur Kombes Bharata.

“Saya harapkan dengan teknologi hasil karya anak bangsa yang diproduksi sendiri oleh Perusahaan binaan FKDB ini dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas di bidang pertanian sehingga dapat memberikan kontribusi pembangunan ekonomi secara nasional. Saya mewakili Polri akan terus mendukung dan melakukan pendampingan-pendampingan dan apa yang dilakukan FKDB di Sukabumi bisa dikembangkan di wilayah-wilayah lain,” tambah Kombes Bharata.

Ayep menyatakan jika konsen FKDB di bidang pertanian memang tiada henti. Ia mengeklaim jika terus berkarya demi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang saling memberi, saling menguntungkan, saling membantu, saling menolong, saling menjaga, dan saling hormat.

"FKDB fokus bagaimana menata kebaikan dengan implementasi dalam bentuk kemitraan. 10 tahun Saya FKDB fokus untuk sukabumi dalam menata kebaikan juga di beberapa daerah di luar Jawa Barat. FKDB akan membeli lahan untuk percontohan di seluruh wilayah kemitraan," tutup Ayep.

130