Home Olahraga Paul Scholes Lempar Pujian kepada Bruno Fernandes

Paul Scholes Lempar Pujian kepada Bruno Fernandes

Manchester, Gatra.com - Salah satu legenda Manchester United Paul Scholes melontarkan pujian kepada Bruno Fernandes.

Kini, Fernandes telah diplot pelatih United Erik ten Hag sebagai kapten tim. Fernandes menggusur Harry Maguiere yang sebelumnya selalu mengenakan ban kapten, saat menjadi pemain utama.

Baca Juga: Neymar Sumringah di Korea, Cetak 2 Gol di Laga Pertama Usai Cedera

Scholes memuji pemain asal Portugal itu, atas fleksibilitas dan visinya di lini tengah Manchester United. Scholes tahu semua tentang apa yang diperlukan untuk menjadi gelandang serbaguna dari waktu di Old Trafford.

“Saya pikir apa yang telah dilakukan Bruno selama beberapa tahun sekarang adalah dia melihat segalanya di lapangan sepak bola," ungkapnya, seperti dilansir dari laman resmi klub.

Selama pramusim dan tur 2023, Fernandes telah ditempatkan sebagai bagian dari lini tengah tiga orang dan di sayap kanan. Dia pun menunjukkan kemampuannya untuk berkembang dalam sejumlah peran untuk tim.

Baca Juga: Real Madrid Kembali Kebobolan 3 Gol, Menyerah dari Juventus

Pemain nomor 8 kami tampil tiga kali dalam tur pramusim United di AS dan mencetak gol pembuka saat melawan Arsenal dalam kemenangan 2-0 di New Jersey, Amerika Serikat.

Scholes juga memuji keberanian dan kepercayaan diri Fernandes untuk mengambil risiko dengan bola. "Sesuatu yang menurutku adalah bagian dari cara bermain United," jawabnya.

Sebelumnya, Erik ten Hag mengatakan, Fernandes menjadi inspirasi besar dari permainan tim. "Dia adalah cermin bagi banyak pemain," katanya.

Baca Juga: Sadio Mane Is Yellow, Resmi Gabung Bersama Ronaldo di Al Nassr

Menurut ten Hag, Fernandes selalu ingin menjadi pemain sepak bola yang lebih baik, bekerja sangat keras untuk memberikan kinerja maksimalnya.

"Jadi dia adalah cermin bagi banyak pemain dan dia adalah penghubung sosial yang baik," sebutnya.

Pelatih asal Belanda ini menambahkan, tim yang baik selalu mencakup area sebagai pemimpin, pemain tim.

"Anda membutuhkan beberapa pemimpin dalam tim, di lapangan yang membimbing tim, yang membangun tim, yang mengendalikan kualitas kinerja," terangnya.

65