Home Ekonomi Jokowi Optimis Hilirisasi Bakal Berbuah Manis

Jokowi Optimis Hilirisasi Bakal Berbuah Manis

Jakarta, Gatra.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, saat ini Pemerintah ingin melakukan hilirisasi tidak hanya pada komoditas mineral saja tapi juga pada non-komoditas mineral seperti sawit, rumput laut, kelapa dan dan komoditas potensial lainnya.

Jokowi mengungkapkan, upaya hilirisasi yang dilakukan ini, memang awalnya pahit bagi pengekspor bahan mentan, dan juga pada pendapatan negara dalam jangka pendek.

“Tapi jika ekosistem besarnya sudah terbentuk, jika pabrik pengolahannya sudah beroperasi. Saya pastikan Ini akan berbuah manis pada akhirnya. Terutama bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata Jokowi dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, DPR pada Rabu (16/8).

Sebagai gambaran, kata Jokowi, setelah Indonesia stop ekspor bijih nikel di 2020. Investasi hilirisasi nikel tumbuh pesat.

Kini, telah ada 43 pabrik pengolahan nikel yang akan membuka peluang kerja yang sangat besar. “Ini baru 1 komoditas. Dan jika kita konsisten dan mampu melakukan hilirisasi untuk nikel tembaga bauksit CPO & Rumput laut,” lanjutnya.

Berdasarkan hitungan, Jokowi menyebut dalam 10 tahun mendatang, pendapatan per kapita Indonesia akan tembus Rp153 juta atau sekitar US$10.900. Kemudian, dalam 15 tahun, pendapatan per kapita Indonesia bisa tembus Rp217 juta atau sekitar US$15.800.

Sedangkan 22 tahun lagi akan mencapai Rp331 juta atau sekitar US$25.000. Sebagai perbandingan tambah Jokowi, pada tahun 2022 kemarin, Indonesia telah berada di angka Rp71 juta.

"Artinya dalam 10 tahun lompatanya bisa 2 kali lipat lebih, dimana pondasi untuk menggapai itu semua sudah kita mulai, pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang pada akhirnya menaikkan daya saing kita," jelasnya.

10