Home Politik Prabowo Puncaki Elektabilitas Capres di Survei PWS

Prabowo Puncaki Elektabilitas Capres di Survei PWS

Jakarta, Gatra.com - Lembaga survei Political Weather Station (PWS) mencatat nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai sosok bakal calon presiden (bacapres) dengan elektabilitas tertinggi jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Nama Prabowo berhasil unggul tipis dari salah satu pesaing utamanya, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dengan angka elektabilitas sebesar 40,8 persen, Prabowo tercatat unggul 5,2 persen dari Ganjar yang berada di posisi kedua dengan 35,6 persen. Sementara itu, Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus puas menduduki peringkat ketiga dengan perolehan angka elektoral sebesar 19,5 persen.

"Dengan hasil seperti ini, Pilpres (Pemilihan Presiden) akan berlangsung dua putaran dan Anies Baswedan tereliminasi lebih dulu," kata Peneliti Senior PWS Sharazani, dalam agenda rilis survei secara daring, pada Kamis (24/8).

Persaingan ketat di antara Prabowo dan Ganjar juga terlihat dalam simulasi survei 10 nama bacapres. Dalam simulasi tersebut, Prabowo tercatat berhasil membukukan angka elektabilitas sebesar 32,9 persen. Perolehan itu sedikit lebih tinggi dari Ganjar yang berhasil mengantungi 28,3 persen suara responden, namun berjarak cukup lebar dari elektabilitas Anies yang sebesar 15,3 persen.

Meski ada perbedaan yang cukup signifikan antara Prabowo dan Ganjar dengan Anies, hasil survei PWS menunjukkan bahwa tak ada nama lain yang elektabilitasnya dapat menggeser atau sekadar menyusul elektabilitas ketiga nama tersebut. Bahkan, tak ada satu pun selain ketiganya yang mampu mengantungi lebih dari 10 persen suara.

Sharazani pun menilai, hasil survei tersebut telah menegaskan bahwa posisi ketiga nama tersebut tak akan lagi bisa tergeser dari puncak peringkat elektabilitas. Artinya, akan semakin sulit bagi nama lain untuk muncul hingga masa pendaftaran pasangan calon (paslon) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada November mendatang.

Sharazani tak menampik kemunculan nama-nama kandidat lain, seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menempati posisi keempat dengan 5,5 persen ataupun Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno di urutan kelima dengan 4,3 persen.

"Namun, mengingat persentase elektabilitasnya sangat tidak signifikan, nama-nama tersebut kurang rasional lagi untuk dinominasikan menjadi capres dan lebih tepat diposisikan sebagai cawapres dari Prabowo, Ganjar, maupun Anies," tutur Sharazani.

Sebagai informasi, hasil survei kali ini dilaksanakan pada periode 13—20 Agustus 2023 di 34 provinsi di Indonesia, dengan jumlah populasi mencapai 1200 yang diperoleh melalui teknik multistage random sampling. Adapun, margin of error dari survei tersebut ialah sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

25