Home Ekonomi SR019 Dinilai Alternatif Investasi di Tengah Ketidakpastian Global

SR019 Dinilai Alternatif Investasi di Tengah Ketidakpastian Global

Jakarta, Gatra.com – Head of Research Moduit, Manuel Adhy Purwanto, menyampaikan, ada instrumen investasi yang tidak terlalu berdampak dari volatilitas pasar, aman, dan dijamin pemerintah, yaitu SBN retail di tengah ketidakpastian global.

Manuel dalam keterangan pers pada Jumat (15/9), menyampaikan pendangan tersebut menanggapi besarnya modal asing ke pasar domestik Indonesia. Sementara itu, Bank Sentral Amerika Serikat menyampaikan belum akan menurunkan suku bunga acuannya. Bahkan memungkinkan untuk kembali dinaikkan. Hal ini membuat volatilitas di pasar saham dan obligasi global kembali meningkat.

Selain itu, lanjut dia, kondisi ekonomi Tiongkok yang juga dibawah ekspektasi juga meningkatkan ketidakpastian. Namun demikian kondisi ekonomi Indonesia masih cukup baik di mana pada kuartal II-2023, ekonomi Indonesia mampu tumbuh di atas ekspektasi sebesar 5,17%. Pelaku pasar yakin kekuatan fundamental ekonomi Indonesia dapat meredam tekanan atas ketidakpastian global.

Selain itu, ujar dia, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, hingga pertengahan Agustus, capital inflow ke pasar finansial domestik mencapai Rp141,9 triliun. Asing terus berburu SBN dengan nilai pembelian Rp116,4 triliun.

Selebihnya asing disebut mulai masuk ke saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai akumulasi Rp25,5 triliun. “Kuatnya capital inflow menunjukan tingginya kepercayaan asing terhadap ekonomi Indonesia,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Konfrensi Pers APBN Kita Edisi Agustus 2023, belum lama ini.

Manuel melanjutkan, Pemerintah Indonesia akan menerbitkan SBN jenis Sukuk Ritel 019 (SR019) pada 1–20 September 2023. Imbal hasil dan dana pokok investasi SR019 dijamin oleh Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), hingga jatuh tempo dan dananya disediakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya. “Jadi sama dengan SBN lainnya, SR019 bisa dikatakan zero risk,” katanya.

Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kemenkeu, Dwi Irianti Hadiningdyah, menyampaikan, SR019 diterbitkan dalam dua seri pada satu waktu (dual tranches), sebagaimana SBR012, SR018, ST010, dan ORI023. Adapun dua SR019 masing-masing 3 dan 6 tahun dengan kupon fixed rate, artinya imbal hasil yang dibayarkan kepada investor akan sama setiap bulan hingga jatuh tempo.

Pemerintah merilis kupon SR019 yaitu 5.95% untuk tenor 3 tahun & 6.1% untuk tenor 6 tahun. Imbal hasil sebesar itu dipastikan lebih tinggi dari rata-rata deposito perbankan yang saat ini berada di level 3%.

“Instrumen SBNS patut dipertimbangkan, selain aman karena tidak ada risiko gagal bayar, SBN juga memberikan imbal hasil cukup baik, di atas bunga deposito bank Himbara,” ujar Manuel.

Tidak hanya itu, SR019 dapat diperdagangkan kembali (tradeble) tanpa menunggu waktu jatuh tempo, sehingga investor juga berpotensi mendapatkan capital gain, dengan catatan dijual di pasar sekunder ketika harganya berada di atas harga pembelian perdana.

Patut diketahui juga, sebagai efek syariah SR019 ini menggunakan prinsip syariah sehingga bebas dari unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan), dan riba (usury). Meski dikelola dengan prinsip syariah SR019 dpat dibeli oleh semua investor ritel yang berwarga negara Indonesia tanpa memandang latar belakang agama dan kepercayaan.

Sementara saat pembelian SR019 menggunakan struktur akad ijarah– Asset to be Leased (sewa). Dana yang diperoleh pemerintah dari penerbitan SBSN ini digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada pemerintah, serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut.

“Jadi berinvestasi di SR019 berarti turut berpartisipasi dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional,” papar Manuel.

Memandang berbagai keunggulan tadi, Manuel menyebut SR019 sangat tepat menjadi pilihan investasi bagi investor pemula, juga bagi investor berpengalaman untuk tujuan diversifikasi aset. Apalagi produk ini dapat dimiliki dengan harga terjangkau, minimum investasi Rp1 juta, sedangkan maksimal pembelian sebesar Rp5 miliar untuk tenor 3 tahun dan maksimal pembelian Rp 10 miliar untuk yang tenor 6 tahun.

Bagi yang berminat membeli SR019, pemerintah telah bekerja sama dengan sejumlah sub mitra distribusi resmi, salah satunya platform investasi Moduit. Head of Marketing & Communications PT Moduit Digital Indonesia, Ari Prastowo, mengatakan, peran Moduit dalam membantu memasarkan SR019 tidak lepas dari visi Moduit, yakni, "Semua orang berhak sejahtera".

Dengan memasarkan Surat Berharga Negara, lanjut dia, pihaknya turut membantu perbaikan dan meningkatkan kesejahteraan, baik investor maupun masyarakat secara keseluruhan. Apalagi, Moduit memberikan cashback hingga Rp25 juta bagi Moduit Beyond Client & cashback hingga Rp150.000 bagi nasabah Moduit.

“Moduit hadir dan siap membantu masyarakat yang berminat memiliki SR019, sebagai alternatif investasi yang sudah dijamin aman oleh pemerintah, terjangkau, dan menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam membangun negeri,” kata Ari.

24