Home Politik Formappi Nilai Ada Keraguan atau Ketidakpercayaan Diri pada Para Bakal Capres

Formappi Nilai Ada Keraguan atau Ketidakpercayaan Diri pada Para Bakal Capres

Jakarta, Gatra.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus memandang ada keraguan yang saat ini dirasakan oleh para bakal calon presiden (bacapres) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Menurutnya, keraguan itu disebabkan oleh hasil angka elektabilitas para kandidat di sejumlah survei simulasi pemilihan presiden jelang kontestasi politik mendatang.

"Saya kira, keraguan atau ketidakpercayaan diri itu ada juga di para calon itu ya. Pak Prabowo misalnya, sudah ada begitu banyak partai yang jadi anggota koalisi, tapi itu tidak memberikan efek pada semakin bertambahnya elektabilitas dari Pak Prabowo," kata Lucius Karus dalam acara diskusi media bertajuk 'Jadwal Pilpres dan Siasat 2 Poros', di Kantor Formappi, Jakarta Timur, pada Rabu (27/9).

Sebagai informasi, saat ini, sudah ada tujuh partai politik yang secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka terhadap Prabowo, yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Demokrat. Ketujuh partai itu pun menjalin kerja sama politik di bawah naungan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Keraguan yang serupa juga ditangkap oleh Lucius pada sosok bacapres usungan PDIP, Ganjar Pranowo. Ia pun menyoroti elektabilitas Ganjar yang cenderung terbilang stagnan meski Mantan Gubernur Jawa Tengah itu telah melakukan sosialisasi yang luar biasa jelang pendaftarannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Begitu juga di Pak Ganjar. Walaupun tidak ada manuver sih, tapi saya kira sosialisasi yang dilakukan oleh Pak Ganjar juga sudah cukup luar biasa, dan itu juga cenderung stagnan," ujar Lucius.

Sebagai informasi, saat ini Ganjar diusung oleh empat partai politik. Dua di antaranya merupakan partai parlemen, yakni PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sementara itu, dua partai lainnya merupakan partai non-parlemen, yakni Partai Hanura dan Perindo.

Di samping itu, Lucius tidak memberikan pembahasan mengenai pandangannya akan keraguan dalam sosok Anies Baswedan. Seperti diketahui, Anies saat ini diusung oleh tiga partai politik, yakni NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Secara angka, jumlah partai politik pengusung Anies terbilang lebih sedikit dibanding banyak partai pengusung Prabowo dan Ganjar.

53