Home Pendidikan Pelajar Didorong Mampu Kembangkan Kreativitas di Bidang Film

Pelajar Didorong Mampu Kembangkan Kreativitas di Bidang Film

Jakarta, Gatra.com - Film dapat menjadi sebuah sarana dalam mendorong pola pikir dan pengembangan untuk pelajar. Oleh karenanya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Acer Indonesia menggelar kegiatan Nobar dan Bedah Film Pendek GNRM Karya Pelajar dan Workshop Menulis Ide Cerita/Sinopsis Film Pendek Stunting dan Solusinya di Surabaya.

Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga, Kemenko PMK, Gatot Hendrarto, meyakini bahwa masa depan industri perfilman di Indonesia berada pada pundak para pelajar. Sehingga, penting bagi pelajar untuk dapat menciptakan karya-karya terbaik untuk dinikmati di masa mendatang.

"Lewat film, diharapkan kita dapat memiliki komitmen dalam menguatkan nilai-nilai kebangsaan dan sikap budi pekerti luhur untuk generasi masa depan Indonesia”, ujar Gatot dalam keterangan tertulis, Rabu (11/10).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Badan Musyawarah Perguruan Swasta Jatim, Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya Dewantara/Yayasan Karakter Pancasila, serta Acer Indonesia yang telah bersama-sama mendukung komitmen tersebut.

Di kesempatan yang sama, Head of Marketing, Acer Indonesia, Fransisca Maya, menyebut dalam kegiatan Nobar, Bedah dan Workshop Film ini menjadi upaya mendorong pelajar yang memiliki minat terhadap sinematografi agar dapat mengeluarkan potensi terbaiknya.

Selain itu, sarana ini juga menjadi upaya edukasi masyarakat dan penyebaran kepedulian berbagai permasalahan sosial.

"Harapannya, dapat mendukung lahirnya talenta muda perfilman Indonesia yang tidak hanya terampil, namun juga memiliki kepedulian terhadap permasalahan sosial di sekitar," tutur dia.

Apalagi, perkembangan teknologi di masa sekarang ini memudahkan akses bagi siapa saja yang tertarik bidang produksi maupun distribusi film. Industri film sendiri juga terbukti mendorong inovasi teknologi, sehingga keduanya bisa terus berkembang dan berjalan beriringan.

"Dimana perkembangan industri kreatif yang banyak tentu akan membawa manfaat perekonomian untuk masyarakat," papar dia.

45