Home Hukum Pertemuan Firli-SYL Jauh Sebelum KPK Selidiki Kasus di Kementan

Pertemuan Firli-SYL Jauh Sebelum KPK Selidiki Kasus di Kementan

Jakarta, Gatra.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, menyampaikan, pertemuan dengan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Lapangan Bulutangkis GOR Manggabesar, Jakarta Barat, jauh sebelum KPK menyelidiki kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Firli dalam keterangan pada Rabu (18/10), menyampaikan, pertemuan dengan Syahrul Yasin Limpo yang kala itu menjadi Menteri Pertanian (Mentan), pada tanggal 2 Maret 2022.

Adapun KPK mulai menyelidiki kasus di Kementan pada 16 Januari 2023. Penyelidikan tersebut sebagaimana nota dinas Deputi Penindakan KPK dengan dasar Sprin.Lidik-05/Lid.01.00/01/01/2023, tanggal 16 Januari 2023.

Penanganan perkara kasus dugaan korupsi di Kementan tersebut mulai masuk ke tahap penyidikan pada 26 September 2023 dengan dasar Sprin.Dik/122/DIK.00/01/09/2023, tanggal 26 September 2023.

“Sesuai nota dinas Deputi Penindakan bahwa SYL tidak ada perkara sebelum itu [momen pertemuan dengan SYL di Lapangan Bulutangkis],” ujarnya.

Pernyataan Firli tersebut juga membantah keterangan mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, pada Selasa (17/10). Dia menduga ada pelanggaran di balik pertemuan antara Firli dan Syahrul Yasin Limpo tersebut.

Saut menduga, pengaduan masyarakat (dumas) terkait kasus korupsi di Kementan sudah masuk pada 2021. Sejak dumas masuk, kata dia, pimpinan KPK dilarang berhubungan langsung ataupun tidak langsung dengan pihak yang beperkara.

“Sebagaimana saya jelaskan sebelumnya bahwa perkara di Kementerian Pertanian mulai masuk ke tahap penyelidikan oleh KPK tanggal 16 Januari 2023,” ujar Frili.

Ia menyampaikan, pertemuan tersebut juga di tengah banyak orang. Selain itu, Syahrul Yasin Limpo juga bukan berstatus sebagai tersangka, terdakwa, maupun terpidana atau pihak yang berperkara di KPK.

“Kejadian tersebut pun bukan atas inisiasi atau undangan saya,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa berbagai tuduhan soal itu juga tidak benar.

Firli menyampaikan, saat ini KPK sedang banyak mengusut dan menyelesaikan berbagai kasus dugaan korupsi. Tidak menutup kemungkinan para Koruptor bersatu untuk melakukan serangan.

“Apa yang kita kenal dengan istilah when the corruptor strike back. Namun, kami pasti akan ungkap semua,” ujarnya.

Orang nomor satu di lembaga antirasuah tersebut memastikan bahwa segenap insan KPK? tidak akan menyerah dan telah siap menghadapi risiko apapun, termasuk berkorban jiwa, raga, dan nyawa untuk Indonesia bersih dan bebas dari korupsi.

“Semangat kami adalah semangat segenap anak bangsa yang memiliki cita-cita Indonesia bersih dari praktik-praktik korupsi,” ujarnya.

Ia mengharapkan masyarakat tidak tergiring opini-opini yang tidak sesuai fakta dan dapat mengaburkan pokok perkara yang sedang ditangani KPK, yaitu dugaan tindak pidana korupsi di Kementan, berupa pemerasan dalam jabatan, gratifikasi, dan pencucian uang.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi merupakan upaya yang penuh tantangan. Namun, KPK tetap berkomitmen untuk terus fokus dalam proses penegakan hukum sebagai salah satu upaya mendukung perwujudan tujuan bernegara, bangsa Indonesia yang maju, adil, makmur, dan sejahtera.

90

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR