Home Pendidikan Ribuan Siswa Peserta ANBK di Asahan Menumpang Gedung Sekolah

Ribuan Siswa Peserta ANBK di Asahan Menumpang Gedung Sekolah

Asahan, Gatra.com - Ribuan siswa Sekolah Dasar peserta Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)  di kabupaten Asahan, Sumatera Utara terpaksa menumpang gedung ke sekolah lain karena minim fasiitas. 

Dinas Pendidikan setempat menyatakan, ribuan siswa itu berasal dari 87 sekolah dasar yang terdiri dari sekolah negeri dan swasta. 

"Ada, 1.449 siswa peserta ANBK yang menumpang ke sekolah lain," ujar Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, kepada Gatra.com Selasa (24/10). 

Dia mengatakan, ribuan siswa itu terpaksa masih dipindahkan sementara ke gedung sekolah lain karena kekurangan fasilitas diantaranya Chroom book (laptop) dan jaringan internet yang tidak stabil.

Musa menyebutkan, ANBK kabupaten Asahan Tahun 2023 diikuti sebanyak 9.772 peserta yang terdiri dari siswa SD kelas V, dari sebanyak 441 sekolah dasar yang terdiri sekolah negeri dan swasta, yang mulai dilaksanakan  sejak Senin (23/10) hingga Kamis (26/10).

Namun dia menyebutkan, ada lima sekolah lagi yang tidak ikut ANBK karena sudah tidak memiliki murid. 

"Sekolahnya masih ada, izinnya masih aktif, tapi tidak punya siswa lagi," kata dia. 

Dari sebanyak 441 sekolah yang mengikuti ANBK hanya baru sebanyak 354 sekolah dasar yamg terdiri dari sekolah negeri dan swasta, yang telah melaksanakan ANBK secara mandiri. Yakni sekolah yang melaksanakan ANBK di sekolahnya masing-masing karena telah memiliki sarana dan prasarana chroom book/laptop dan jaringan internet yang baik. 

Bupati Tak Temukan Soal Ini

Sementara itu sejumlah pejabat penting Pemkab Asahan telah melakukan peninjauan secara langsung pelaksanaan ANBK ke sejumlah sekolah. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Asahan menyatakan, peninjauan pelaksanaan ANBK telah dilaksanakan sejak Senin hingga hari ini (Selasa-red).

Peninjauan terdiri dari beberapa tim, yakni Tim Bupati Asahan, Surya Bsc, Tim Sekdakab Asahan, Jhon Hardi Nasution, dan Tim Wakil Bupati Asahan, Taufik ZA Siregar. 

Namun Kepala Dinas Kominfo Pemkab Asahan, Syamsuddin mengatakan, tim tidak menemukan kekurangan fasilitas komputer. 

"Sesuai jadwal sekolah yang dikunjungi Bupati, tidak ada siswa menumpang ANBK di sekolah tersebut,” kata Syamsuddin.

Pejabat Diskominfo ini mengaku, jika Bupati Asahan membuka ruang diskusi dengan para guru. Diantaranya membahas soal sekolah yang tidak memiliki fasilitas ANBK.

Ditanya lebih lanjut solusi apa yang diberikan Bupati untuk mengatasi masalah ini, Syamsuddin menyebutkan Bupati Asahan berjanji menyelesaikan masalah ini lewat dana CSR. 

62