Home Regional Solo Masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia, Ini Tanggapan Gibran

Solo Masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia, Ini Tanggapan Gibran

Solo, Gatra.com - Kota Solo akhirnya masuk dalam 55 kota yang menjadi anggota baru dalam Jaringan Kota Kreatif Dunia versi UNESCO. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (1/11).

”Iya, kemarin Solo masuk untuk kategori folks art and crafts. Ini pertama kali, makasih teman-teman media atas dukungannya,” kata Gibran.

Ditambahkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solo Sri Wardhani Poerbowidjojo bahwa Solo sudah pernah gagal dua kali mengajukan sebagai Jaringan Kota Kreatif Dunia. Pertama kali mengajukan yakni di tahun 2017 lalu, kemudian mengajukan lagi di tahun 2019 dan gagal lagi dan akhirnya mengajukan lagi di tahun ini.

”Memang Solo ini yang menonjol craft dan folk art. Di sini banyak pertunjukan-pertunjukan kesenian, termasuk ada Solo International Performing Arts. Seni rakyat lainnya seperti wayang juga unik,” kata Dhani.

Sejumlah kota dan kabupaten yang mengajukan Jaringan Kota Kreatif Dunia bersama Solo yakni Bantul dan Ponorogo. Sementara Bitung dan Salatiga mengajukan sisi gastronomi, sementara Kota Depok mengajukan untuk media art.

Hanya Solo dan Depok yang diusulkan untuk maju ke tingkat dunia dengan tema berbeda. Namun hanya Solo yang masuk sebagai anggota baru dari 55 kota Jaringan Kota Kreatif Dunia versi UNESCO pada Selasa (31/10).

Dengan masuknya Solo sebagai bagian Jaringan Kota Kreatif Dunia, Solo makin dikenal lagi. ”Kaitannya untuk bidang crafts dan folk art akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Solo dan sekitarnya. Bidang kesenian menjadi lebih bagus lagi, lebih maju lagi,” katanya.

Pasca masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia, akan dilakukan pengembangan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo. Termasuk akan ada pertemuan antar kota kreatif setiap dua tahun sekali. Termasuk akan merealisasikan penambahan rute penerbangan untuk ke luar negeri.

 

112