Home Ekonomi Ruang Pintar Budidaya Madu Klanceng untuk Berdayakan Masyarakat

Ruang Pintar Budidaya Madu Klanceng untuk Berdayakan Masyarakat

Jakarta, Gatra.com – Pemimpin Cabang PNM Purwokerto, Rohmat Agus Pranoto, mengatakan, pihaknya terus memberikan pelatihan kepada nasabah PNM Mekaar untuk memberdayakan masyarakat melalui pembiayaan produktif dan pendampingan usaha.

Kali ini, kata Rohmat, pihaknya memberikan pelatihan budidaya madu klanceng yang bisa dimanfaatkan sebagai produk usaha kepada nasabah Mekaar Desa Langgongsari, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

Desa Langgongsar, kata Rohmat, dalam keterangan pers pada Selasa (7/11), dicanangkan sebagai sentra budidaya madu klanceng. Ini ditandai dengan pembangunan gapura Kampung Madani di pintu masuk desa tersebut.

Pelatihan yang diikuti sebanyak 600 warga desa tersebut menggandeng Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Benihbaik.com. Mereka diedukasi untuk melakukan budidaya madu klanceng yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta kandungan vitamin yang baik untuk dikonsumsi pribadi.

Selain itu, lanjut Rohmat, pihaknya juga membangun ruang pintar sebagai area belajar anak-anak yang dilengkapi dengan fasilitas belajar, seperti aneka buku bacaan, laptop, dan wifi.

Rohmat menyatakan program pendampingan PNM bukan hanya berfokus untuk kemajuan usaha nasabah tetapi juga manfaat sosial bagi masyarakat keseluruhan.

“PNM ingin masyarakat bisa mendapat peluang kesejahteraan hidup yang lebih besar dengan variasi usaha yang bisa bertambah dan akses pendidikan bagi anak-anak desa,” katanya.

Adapun Kampung Madani adalah konsep kampung binaan yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan dengan mengajak nasabah serta masyarakat lokal berperan aktif dalam mengelola desanya.

Program ini juga merupakan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) PNM untuk membantu pemerintah diantaranya mengurangi kesenjangan yang terjadi di masyarakat, menciptakan pendidikan berkualitas dan menciptakan kehidupan sehat serta sejahtera. Tiga pilar SDGs yakni pilar ekonomi, sosial dan lingkungan terimplementasi pada kegiatan ini.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan, PNM berkomitmen untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat prasejahtera. Pihaknya terus mendorong dengan berbagai program pemberdayaan.

“Selain Kampung Madani dan Ruang Pintar, PNM juga terus memberikan pelatihan kepada nasabah yang kami bina,” ujarnya.

Sampai dengan 30 Oktober 2023, lanjut Dodot, pihaknya telah mengadakan 9.817 kali pelatihan. Hasilnya, 44.793 nasabah sudah mulai onboarding di e-commerce dan 645.094 nasabah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

PNM juga memiliki target pembentukan 20 Kampung Madani pada tahun 2023. Hingga saat ini, sebanyak 17 Kampung Madani sudah tersedia dan siap menjadi integrated village yang bisa memberikan multiplier effect bagi kehidupan masyarakat desa.

21