Home Ekonomi Anies: Timpang! Investasi Tinggi, Serapan Tenaga Kerja Rendah

Anies: Timpang! Investasi Tinggi, Serapan Tenaga Kerja Rendah

Jakarta, Gatra.com - Bakal Calon Presiden (Bacapres), Anies Baswedan mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang mengalami peningkatan saat ini belum berhasil menyelesaikan permasalahan penyerapan tenaga kerja yang mengalami penurunan.

Anies juga menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun ini mengalami peningkatan sekitar 6%. Namun, pertumbuhan tersebut tidak disertai dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang setara.

“Pertumbuhan ekonomi kita belum berhasil menyelesaikan pengangguran, ketimpangan yang ada menjadi PR yang sesungguhnya,” kata Anies dalam acara Sarasehan 100 Ekonom 2023 di Jakarta, Rabu (8/11).

Ia mencontohkan Maluku Utara memiliki PDB 22,94%, namun penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) kurang dari 1% yaitu hanya sebesar 0,08%.

"Masyarakat di banyak tempat menjadi penonton, tidak menikmati besarnya pertumbuhan ekonomi yang ada di kawasan itu. Investasinya meningkat, tapi penyerapan tenaga kerjanya justru menurun," imbuhnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengatakan, menurunnya lapangan pekerjaan saat ini tidak sejalan dengan meningkatnya nilai investasi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya di sektor pertanian dan manufaktur dapat menyerap 44% tenaga kerja, namun terus menurun.

"Sementara pertambangan yang hanya menyerap 1% (tenaga kerja) justru investasinya meningkat di situ. Ini harus berubah, justru kita harus mendorong sektor-sektor yang menyerap tenaga kerja untuk mengalami peningkatan," jelasnya.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah pengangguran yang ada di Indonesia per Agustus 2023 mencapai 7,86 juta orang dari total 147,71 juta angkatan kerja.

Adapun, jumlah pengangguran tersebut terhitung lebih rendah sebesar 0,54% dibanding Agustus 2022, yang mencapai 8,42 juta orang. Namun, jumah ini lebih tinggi dibanding dengan sebelum pandemi atau pada Agustus 2019 yaitu 7,1 juta orang.

56