Home Nasional Anies - Cak Imin Hadiri Deklarasi Tim Hukum Nasional AMIN

Anies - Cak Imin Hadiri Deklarasi Tim Hukum Nasional AMIN

Jakarta Gatra.com – Deklarasi Tim Hukum Nasional calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (THN AMIN) digelar di Swasana Grand Ball Room, Lippo Kuningan, Jakarta, Senin (27/11). Deklarasi ini dihadiri langsung oleh Capres Anies Baswedan dan Cawapres Muhaimin Iskandar.

 

Ketua Umum THN AMIN, Ari Yusuf Amir mengatakan bahwa THN AMIN, dulunya adalah Tim Hukum Anies Baswedan yang dibentuk pada 8 Mei 2023, berdasarkan kuasa langsung yang diberikan Anies kepada Ari Yusuf Amir selaku ketua Tim Hukum.

 

Pembentukan THN AMIN, lanjut Ari merupakan manifestasi tinggi komitmen pasangan AMIN terhadap tegaknya supremasi hukum di Indonesia. Ari menyerukan seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, guna menjamin pelaksanaan pemilu yang jujur, adil (jurdil), dan bermartabat.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, baik masyarakat umum, tokoh agama, tokoh masyarakat, kaum profesional, buruh, petani, atau siapapun itu, untuk aktif dalam mengawasi dan mencegah praktik-praktik curang," tegas Ari di acara deklarasi.

 

Seluruh warga negara, menurut Ari, memiliki tanggung jawab untuk turut mengawasi Pilpres. Pengawasan semesta yang dilakukan secara partisipatif adalah kunci untuk menjamin proses pemilu yang jurdil.

 

Ari mengatakan THN AMIN berpegang pada jargon “kami tidak takut” di dalam menghadapi segala intimidasi, kecurangan, maupun praktik-praktik manipulatif, yang dilakukan oleh siapapun di dalam perjalanan menuju pencoblosan yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang. Jargon tersebut ia harapkan juga menjadi pegangan bagi seluruh masyarakat.

 

Selain itu, lanjut Ari, THN AMIN meminta agar aparat penegak hukum dan aparatur sipil negara (ASN) mulai dari level pusat hingga desa/kelurahan untuk mengedepankan hati nurani, terutama dalam menghadapi tekanan untuk merancang atau melakukan kecurangan.

 

“Kita semua, termasuk aparat, justru harus mencegah kekuatan-kekuatan jahat mengganggu demokrasi. Aparatur negara jangan malah menjadi pelaku kecurangan,” cetus advokat senior yang juga Doktor ilmu hukum ini.

 

Ketua Dewan Penasihat THN AMIN, Hamdan Zoelva mengungkapkan bahwa, THN AMIN memiliki komitmen tinggi terhadap tegaknya supremasi hukum di  Indonesia. Organisasi ini telah berupaya mengantisipasi dan menanggapi berbagai upaya politisasi hukum dan manipulasi dalam pemilu, termasuk pembentukan tim hukum di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

 

Hamdan menyerukan agar masyarakat pemilih untuk cermat dalam memilih calon pemimpin, tidak tergoda oleh cara-cara tidak etis, yang mengabaikan moralitas dalam berpolitik. “Pilpres adalah pesta demokrasi rakyat dan harus dijalankan dengan suka cita dan bermartabat," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

 

Sementara itu,dalam sambutannya, Anies Baswedan menyampaikan bahwa ia mengapresiasi deklarasi THN AMIN. Anies juga menyebut bahwa para advokat yang tergabung dalam THN AMIN merupakan orang-orang yang memiliki rekam jejak yang baik dalam penegakan hukum. “Yang kita kawal bukan suara AMIN, tapi suara rakyat. Insyaallah kita jalankan, ini semua,” kata Anies .

 

Di acara yang sama, Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa dirinya optimis THN AMIN mampu bekerja dengan baik, karena didukung orang-orang baik dari Sabang sampai Marauke. “Saya yakin securang apapun (lawan), bisa kita atasi,” kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Cak Imin.

 

 

 

 

147