Home Hukum Firli Belum Ditahan, Kapolri: Yang Penting Bagaimana Kasus Dituntaskan

Firli Belum Ditahan, Kapolri: Yang Penting Bagaimana Kasus Dituntaskan

Jakarta, Gatra.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebet penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri memiliki alasan terkait belum ditahannya Ketua KPK nonaktif, Firli Bahuri.

“Ikuti saja prosedurnya, tentunya penyidik memeiliki alasan alasan subyektif. Namun demikian sepanjang itu masih dimaknai bisa ditolerasni oleh penyidik saya kira semuanya tetap berproses dan saya kira yang penintg bagaimana kasus ini dituntaskan,” kata Sigit di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (4/12).

Sebelumnya Firli menjalani pemeriksaan pada Jumat (1/12) lalu untuk melengkapi berkas perkara. Firli diperiksa sekitar kurang lebih 10 jam dan dimintai keterangan sebanyak 40 pertanyaan. Meski demikian, Firli belum dilakukan penahanan.

Penyidik masih akan melengkapi berkas dan akan mengirim berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Bila berkas dinyatakan lengkap, penyidik akan melimpahkan tersangka Firli dan barang bukti untuk menjalani persidangan.

Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka usai gelar perkara pada Rabu, 22 November 2023. Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan fakta-fakta penyidikan.

Penyidik mengantongi bukti yang cukup Firli melakukan tindak pidana korupsi berupa pemeraaan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri terkait penanganan permasalahan hukum di Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun 2020-2023. Namun, nilai uang yang diminta Firli belum dibeberkan polisi.

Firli dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 huruf B, atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahu 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

67