Home Politik Ini Alasan Ganjar Sebut Perubahan Iklim Perlu Masuk Kurikulum Pendidikan

Ini Alasan Ganjar Sebut Perubahan Iklim Perlu Masuk Kurikulum Pendidikan

Jakarta, Gatra.com - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo mengusulkan peningkatan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap isu perubahan iklim dengan memasukkan materi itu ke dalam kurikulum pendidikan nasional.

Menurutnya, isu perubahan iklim belum banyak dipahami oleh masyarakat lokal. Oleh karena itu, pendidikan dianggap sebagai solusi utama.

"Caranya melalui pendidikan, tidak ada yang lain. Bisa kita titipkan kepada kurikulum guru-guru mengenai isu perubahan iklim. Supaya anak-anak muda peduli pada isu itu," ujar Ganjar di Balikpapan, dikutip Rabu (6/12).

Selain memasukkan isu perubahan iklim ke dalam kurikulum, Ganjar juga menyoroti peran penting para tokoh dalam menyosialisasikan isu tersebut. Menurutnya, para tokoh adat, agama, dan penggiat lingkungan dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang dampak perubahan iklim.

"Umpama kita bicara soal energi panel, oh ini energi lebih hemat atau kita bicara soal transisi energi soal sistem transportasi yang menggunakan baterai, sehingga emisi bisa dikurangi," kata Ganjar.

"Jadi penting edukasi, edukasi tidak ada yang lain," tegasnya.

Dalam kampanyenya di Balikpapan, Ganjar juga mengunjungi kelompok disabilitas di Loka Bina Karya. Ganjar menyadari bahwa pendidikan dan pekerjaan masih menjadi masalah bagi kelompok ini. Ia menekankan pentingnya pelibatan kaum disabilitas dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan publik.

"Sederhana sekali ternyata apa yang menjadi permintaan mereka, 'pak kesempatan akses pendidikan saya tolong coba dipenuhi dong pak'. 'Kesempatan saya untuk bisa bekerja dengan persentase tertentu yang ada di PNS, di pemerintahan maupun di perusahaan, ditepati dong pak," ungkap Ganjar.

Ganjar berjanji untuk fokus pada penyandang disabilitas dan memastikan mereka mendapat hak yang setara dengan masyarakat lainnya.

40