Home Regional Komisi VIII DPR Sebut Jateng Dapat Tambahan Kuota Haji 2024 Sebanyak 3.093 Jemaah

Komisi VIII DPR Sebut Jateng Dapat Tambahan Kuota Haji 2024 Sebanyak 3.093 Jemaah

Semarang, Gatra.com - Komisi VIII DPR RI menyebutkan dari tambahan 30.000 kuota haji Indonesia tahun 1445 H/2024 Jawa Tengah mendapatkan jatah sebanyak 3.093 jemaah.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengatakan, Jawa Tengah (Jateng) merupakan daerah kedua dengan jumlah jemaah haji tertinggi di Indonesia, setelah Jawa Timur sehingga perlu tambahan kuota banyak.

“Kuota haji tahun 2024 di Jawa Tengah mendapatkan tambahan cukup besar sekitar 3.093 jemaah,” katanya usai bertemu Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana di Kantor Gubernur di Semarang dalam rangka kunjungan reses bersama anggota Komisi VIII DPR RI lainnya , Rabu (6/12).

Lebih lanjut, Abdul Wachid menyatakan, untuk biaya haji tahun 2024 sudah ditetapkan Kementerian Agama senilai Rp56 juta per jemaah. Saat ini tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres).

Sebelumnya, usulan pemerintah senilai Rp105 juta kemudian atas permintaan DPR diturunkan menjadi Rp93 juta. Ada bantuan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sekitar 40 persen, sehingga hasil akhirnya adalah Rp56 juta.

"Jemaah tinggal membayar Rp31 jutam karena punya tabungan Rp25 juta. Kami juga mintakan agar ada virtual account dengan rata-rata setiap jemaah haji Rp2 juta, jadi angka pelunasan untuk jemaah haji tinggal membayar Rp29 juta,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana, menyambut baik adanya tambahan kuota haji 3.093 karena bisa untuk mengurangi daftar tunggu jemaah haji.

Saat ini, tercatat sebanyak 880.522 calon jemaah haji asal Jateng yang masuk dalam daftar tunggu, dengan lama masa tunggu sekitar 31 tahun.

“Penambahan kuota haji ini sangat membantu mengurangi masa tunggu calon jemaah haji Jawa Tengah,” katanya.

Nana menyampaikan, akan mempertimbangkan usulan anggota Komisi VIII DPR RI untuk pembuatan embarkasi baru di Jateng. Selama ini, pemberangkatan jemaah haji Jateng melalui Embarkasi Donohudan, Boyolali.

“Anggota Komisi VIII mengusulkan buat embarkasi baru di Demak. Kami akan koordinasikan dengan bupati Demak untuk mencari lokasinya,” katan mantan Kapolda Metro Jaya Jakarta ini.

42