Home Internasional Presiden Putin Bertemu Putra Mahkota Saudi di Riyadh, Bahas Gaza?

Presiden Putin Bertemu Putra Mahkota Saudi di Riyadh, Bahas Gaza?

Riyadh, Gatra.com - Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Riyadh pada hari Rabu (6/12). 

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan Putin bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) setibanya di Istana Yamamah, di ibu kota Saudi.

Pangeran MBS memuji koordinasi bersama antara kedua negara yang membantu meredakan ketegangan di Timur Tengah.

“Kami memiliki banyak kepentingan dan banyak dokumen yang kami kerjakan bersama demi kepentingan Rusia, Kerajaan Arab Saudi, Timur Tengah, dan juga dunia,” SPA mengutip pernyataan putra mahkota.

Sementara itu, Putin mengatakan hubungan Rusia dengan Arab Saudi berada pada “tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.” 

Putin berterima kasih kepada Putra Mahkota atas undangannya, dan mengatakan bahwa dia awalnya mengharapkan Putra Mahkota untuk datang ke Moskow, tetapi ada perubahan pada rencananya.

Saat mengundang Pangeran Mohammed bin Salman untuk mengunjungi Rusia, Putin mengatakan bahwa pertemuan mereka berikutnya harus dilakukan di Moskow, dan kedua negara memiliki hubungan yang baik dan stabil di bidang politik, ekonomi, dan kemanusiaan. 

“Tidak ada yang bisa menghalangi berkembangnya hubungan persahabatan kita,” katanya, dikutip saudiagazette.

Putin mengatakan bahwa selama tujuh tahun terakhir, hubungan antara Rusia dan Arab Saudi telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

“Kami memiliki hubungan yang terjalin baik dan baik dengan Arab Saudi di tingkat politik, ekonomi, dan bidang kemanusiaan,” katanya.

Pembicaraan kedua pemimpin diperkirakan mencakup pembahasan konflik Gaza dan kerja sama kedua negara dalam kelompok produsen minyak OPEC+. 

“Tentu saja bagi kita semua saat ini sangat penting untuk bertukar informasi dan penilaian mengenai apa yang terjadi di kawasan,” kata Putin.

Putin dan delegasi pendampingnya tiba di Riyadh dalam kunjungan ke Kerajaan, setelah kunjungannya ke Uni Emirat Arab pada hari sebelumnya. 

Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan menerima Putin di Abu Dhabi ketika dia memulai kunjungan luar negeri yang jarang terjadi.

Setibanya di Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh, Putin diterima oleh Emir Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar, Menteri Negara, Anggota Dewan Menteri dan Penasihat Keamanan Nasional Dr. Musaed Al-Aiban, dan Walikota Riyadh Pangeran Faisal bin Abdulaziz bin Ayyaf, Duta Besar Saudi untuk Rusia Abdulrahman Al-Ahmad, Duta Besar Rusia untuk Arab Saudi Sergey Kozlov, dan Penjabat Direktur Kepolisian Wilayah Riyadh Mayjen Mansour Al-Otaibi.

Asisten Presiden Rusia untuk Urusan Internasional Yury Ushakov mengatakan pada hari Selasa bahwa kunjungan Putin ke UEA dan Arab Saudi akan menjadi kunjungan kerja, dan pembicaraan terutama akan dilakukan dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman setelah kunjungannya ke UEA. 

Dia mengatakan bahwa Putin akan mengatasi hubungan bilateral, perang antara Israel dan Hamas, dan politik internasional, selain mengurangi produksi minyak dalam kerangka aliansi OPEC+, yang mana Rusia telah bergabung. 

Terakhir kali Putin mengunjungi Arab Saudi dan UEA adalah pada tahun 2019.

Merujuk pada konflik Gaza, Ushakov menekankan perlunya memulai penyelesaian nyata setelah melakukan gencatan senjata dan pertukaran tahanan. 

“Hal utama saat ini adalah mencapai gencatan senjata jangka panjang, karena gencatan senjata “sebagian” ini berguna, namun kami masih berharap adanya gencatan senjata jangka panjang dan pertukaran tahanan dan sandera secara menyeluruh,” katanya.

69