Home Internasional Mahfud MD Bicara Empat Mata dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim Saat Kampanye ke Kuala Lumpur

Mahfud MD Bicara Empat Mata dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim Saat Kampanye ke Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, Gatra.com - Calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD sempat bicara empat mata dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim dalam sela-sela agenda kampanye di Kuala Lumpur, Malaysia. Tak banyak yang dibocorkan Mahfud mengenai perbincangan mereka.

"Kami ngobrol-ngobrol berdua, empat mata sebentar memisah dari kelompok. Kalau berdua, berarti enggak boleh didengar orang. Tapi intinya, persahabatan," ucap Mahfud MD di sela kunjungannya ke Masjid Wilayah Persekutuan, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (8/12).

Perbincangan empat mata antara Mahfud dengan Anwar terjadi pada sela-sela pertemuan antara Mahfud beserta rombongannya dengan tim Anwar yang didampingi oleh Menteri Luar Negeri serta beberapa tokoh agama dan pengelola masjid.

Meski tak bisa bicara banyak soal perbincangan empat mata tersebut, Mahfud mengatakan, pertemuannya dengan PM Malaysia bertujuan untuk merekatkan silaturahmi dan merupakan kunjungan persahabatan.

"Alhamdulillah, hari ini saya silaturahmi dengan Dato Seri Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri, tapi kunjungan persaudaraan, persahabatan. Oleh sebab itu tadi acaranya makan bersama, sholat bersama, menerima jamuan dari tokoh agama dan takmir masjid bersama," ungkap Mahfud.

Mahfud dan rombongannya sempat berbincang-bincang dengan PM Anwar Ibrahim. Dalam obrolan itu, Mahfud mengatakan kalau, Anwar mengaku kalau dirinya banyak belajar dari tokoh-tokoh Indonesia, seperti Natsir, Syahrir, hingga Sudjatmoko.

Mahfud juga menyampaikan kalau Anwar menjalin hubungan erat dan berteman baik dengan beberapa nama besar di Indonesia, seperti Buya Syafii Maarif, Nurcholis Majid, Abdurrahman Wahid. Para tokoh ini disebutkan saling memberi bekal di dalam perjuangan membangun negara yang madani dan beradab.

"Saya tertarik dengan sejarah perjuangan Pak Anwar Ibrahim yang menjadikan politik adalah perjuangan. Sehingga saya banyak belajar dan akan terus melakukan komunikasi untuk perjuangan, untuk peradaban kemanusiaan," kata Mahfud lagi.

38