Home Hukum Warga RRC Peneliti Batu Mangan di Timor Leste Ditemukan Tewas di wilayah Indonesia

Warga RRC Peneliti Batu Mangan di Timor Leste Ditemukan Tewas di wilayah Indonesia

Atambua, Gatra.com – Mr. WM (53), investor asal China yang bekerja di Timor Leste ditemukan tewas di wilayah Indonesia, tepatnya di di bantaran sungai Desa Silawan, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/12/2023).

Mr. WM merupakan warga RRC yang tengah melakukan penelitian batu mangan bersama 5 temannya di negara Distrik Balibo negara Timor Leste dan tinggal di Desa Koa. Mayat WNA tersebut dievakuasi oleh tim satuan reskrim Polres Belu dari tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut informasi yang didapat, korban WM (53) diduga menghilang sejak 4 hari yang lalu seperti diumumkan Camat Balibo, Timor Leste.

Ia menyampaikan, Mr. WM bersama 5 temannya melakukan penelitian batu mangan di Distrik Bobonaro, Timor Leste, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Belu, NTT.

Empat hari lalu, Mr. WM menyampaikan merasa capek dan oleh 5 temannya disuruh istirahat. Setelah 5 orang lainnya melanjutkan penelitian dan kembali, mereka tidak menemukan Mr. WM. Mereka bersama camat Balibo dan masyarakat Timor Leste berupaya mencari hingga tapal batas dengan Indonesia namun tidak ditemukan.

Ternyata, Mr. WM nyasar dan masuk ke wilayah Indonesia dan ditemukan telah tewas oleh warga Kabupaten Belu, NTT, Silvester Wadan pada hari ini.

Tim Satgas Pamtas Indonesia kemudian berkoordinasi dengan Tim Satgas Timor Leste. Jasad Mr. WM kemudian dievakuasi pihak Polres Belu dari TKP untuk proses selanjutnya guna mengetahui penyebab kematiannya.

Kapolres Belu, AKBP Richo Simanjuntak, melalui Kasie Humas AKP I Ketut Karnawa, membenarkan penemuan jenasah Mr. WM, warga RRC itu di wilayah Indonesia. Jenazah WNA tersebut berada di dalam sungai kering yang lokasinya di pinggiran jurang terjal.

“Benar ada penemuan jenazah Mr. WM, warga negara RRC di bantaran sungai Desa Silawan. Saat ini masih dilakukan olah TKP dan menyelidiki lebih lanjut soal kronologi kematiannya,” kata AKP I Ketut Karnawa.

64