Home Internasional Kesedihan Koresponden Al Jazeera Wael Al-Dahdouh: Istri, Anak, Cucu Tewas Dibunuh Tentara Israel

Kesedihan Koresponden Al Jazeera Wael Al-Dahdouh: Istri, Anak, Cucu Tewas Dibunuh Tentara Israel

Gaza, Gatra.com - Putra jurnalis senior Al Jazeera di Gaza, Wael Al-Dahdouh, Hamza Al-Dahdouh tewas dalam serangan Israel di Rafah, pada hari Minggu, (7/1).

Misi Palestina untuk Inggris melaporkan, dikutip Arabnews, bahwa anak dari reporter veteran itu tewas hanya beberapa bulan setelah istri dan dua anak kecil lainnya juga telah terbunuh.

Hamza juga seorang jurnalis, tewas bersama reporter Mustafa Thuraya dalam serangan udara langsung terhadap mobil mereka di kota selatan Jalur Gaza, Minggu (7/1).

“Hamzah bukan hanya bagian dari diriku. Dia adalah keseluruhan diriku. Dia adalah jiwa jiwaku. Ini adalah air mata kesedihan, air mata kehilangan. Ini adalah air mata kemanusiaan,” kata ayahnya, saat pemakamannya yang beredar di media sosial.

“Saya menyerukan kepada dunia untuk melihat lebih dekat apa yang terjadi di Gaza,” tambahnya.

Belasungkawa pun tercurah untuk reporter senior tersebut, yang terus meliput konflik tersebut meskipun ia mengalami kerugian tragis dan terluka saat menjalankan pekerjaannya.

Dalam postingan di X, Menteri Negara Kerja Sama Internasional Qatar Lolwah Al-Khater berkata: “Ya Tuhan, Hamzah, sungguh menyedihkan. Bagaimana aku bisa menghibur ayahmu? Bagaimana cara menghibur saudara-saudaramu? Apa yang harus kukatakan pada mereka sekarang? Kami sedang bersiap untuk bertemu Anda. Kami menjanjikan hal itu padamu.”

Dia kemudian mengutuk Israel dan pemboman udaranya terhadap daerah kantong tersebut.

Pada akhir Oktober, istri dan dua anak koresponden Gaza itu tewas dalam serangan di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza.

“Jaringan Media Al Jazeera menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada rekan kami Wael Al-Dahdouh atas hilangnya keluarganya dalam serangan udara Israel,” kata outlet berbahasa Arab tersebut pada saat itu.

“Serangan tanpa pandang bulu yang dilakukan pasukan pendudukan Israel mengakibatkan hilangnya istri, putra, dan putrinya secara tragis, sementara seluruh keluarganya terkubur di bawah reruntuhan,” katanya.

Keluarga tersebut tinggal di rumah sementara setelah mengevakuasi Kota Gaza menyusul peringatan Israel bagi penduduknya untuk pindah ke selatan, ketika pasukannya mengintensifkan serangan yang menargetkan Hamas.

68