Home Regional Demo Pertamina Ampenan, Elnusa Petrofin Minta Maaf

Demo Pertamina Ampenan, Elnusa Petrofin Minta Maaf

Mataram, Gatra.com - Aksi unjuk rasa ratusan massa di Integrated Terminal Pertamina Ampenan, Kota Mataram pada Rabu (17/1)  diluruskan pihak Management PT Elnusa Petrofin

 

Dalam keterangan standing statement tertulisnya kepada Gatra.com Manager Corporate Communication & Relation PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo, Jumat (19/1) menyebutkan, terkait beberapa informasi mengenai unjuk rasa di Integrated Terminal Pertamina Ampenan yang terjadi pada Rabu 17 Januari 2024 pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak jika ada ketidaknyamanan yang mungkin timbul karena kejadian ini.

“Namun sesungguhnya kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat. Perusahaan sendiri telah berkoordinasi dan meminta dukungan dengan aparat keamanan untuk mengawal aksi unjuk rasa agar penyaluran BBM tetap berjalan dengan lancer,” ujarnya.

Ditegaskan, inisiator unjuk rasa ini merupakan salah satu mantan pekerja PT Lambang Azas Mulia (LAM), perusahaan alih daya yang bekerjasama dengan PT Elnusa Petrofin dan bertugas di Integrated Terminal Ampenan dan bekerja sebagai Pengawas Utama telah dibebastugaskan sejak 11 Agustus 2023 karena terbukti telah melakukan pelanggaran berat peraturan Perusahaan, namun Perusahaan telah memenuhi seluruh haknya sebagai pekerja.

“Jadi berakhirnya hubungan kerja pada 31 Desember 2023 kepada mantan pekerja tersebut adalah karena telah berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja. Perusahaan selalu memenuhi dan mematuhi aturan ketenagakerjaan yang berlaku serta membuka ruang mediasi dengan menggandeng Disnaker Kota dan Provinsi terkait permasalahan ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” tandas Putiarsa.

Meski begitu, lanjut Putiarsa Bagus Wibowo, perusahaan juga telah memberikan beberapa alternatif solusi penyelesaian masalah kepada pihak terkait dan melakukan koordinasi pihak terkait untuk membantu mencari jalan terbaik untuk penyelesaian masalah ini, yakni melakukan mediasi dengan Disnaker Kota dan Disnaker Provinsi NTB.

“Perlu kami sampaikan, dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan selalu berpegang pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan selalu mematuhi seluruh peraturan dan perundangan yang berlaku di Indonesia,” tutup Putiarsa.

Sebagaimana diberitakan Gatra.com Rabu (17/1) ratusan duaratusan massa berunjukrasa di Kantor Perwakilan PT Lambang Azas Mulia (LAM) yang berada di Area Depo Terminal Pertamina Ampenan, Kota Mataram. PT Lambang Azas Mulia (LAM), perusahaan alih daya yang bekerjasama dengan PT Elnusa Petrofin dan bertugas di Integrated Terminal Ampenan.

242