Home Ekonomi Ekspansi di Bali, One Global Resorts Jalin Kolaborasi Strategis dengan OXO Living

Ekspansi di Bali, One Global Resorts Jalin Kolaborasi Strategis dengan OXO Living

Jakarta, Gatra.com– ONE Global Resorts, platform investasi dan manajemen hotel dari One Global Capital mengumumkan langkah strategis untuk berkolaborasi dan menjalin kemitraan dengan OXO Living.

“Setelah bertahun-tahun dan melakukan pertemuan baik secara daring maupun tatap muka, kami akhirnya mencapai kesepakatan untuk mengembangkan platform manajemen hotel One Global Resorts melalui kolaborasi dan kemitraan bisnis dengan OXO Living, " kata Pendiri, Komisaris dan CEO Grup ONE Global Capital, Iwan Sunito dalam keterangan tertulisnya, Kamis (/2)

Melalui OXO living, Iwan Sunito menyebut bahwa fokusnya adalah memberikan penawaran unik melalui properti butik yang dikelola dan dikembangkan OXO living. "Ini adalah sebuah langkah strategis yang sangat penting dan saya senang kami dapat memulainya secara resmi pada tahun 2024," ujarnya.

Baca juga: Iwan Sunito Raih Izin Hunian ONE Macquarie Park, Proyek Rp5 Triliun

Untuk diketahui, OXO Group Indonesia adalah perusahaan pengembangan dan manajemen properti dengan visi untuk menciptakan gaya hidup yang menginspirasi dan bermanfaat bagi para tamu dan investor. Sejak awal tahun 2015, properti dan pengalaman OXO dikenal dengan standar tanpa kompromi, desain cerdas, layanan premium, dan masa depan yang berkelanjutan.

Saat ini, OXO memiliki sekitar 30 properti di Bali termasuk hunian pribadi, vila, townhouse, studio co-working, resor, dan kapal pesiar sepanjang 20 m di Taman Nasional Komodo.

Adapun One Global Resorts adalah hotel dan apartemen berlayanan serta Platform Manajemen dari One Global Capital Pty Ltd yang lahir dari visi untuk menciptakan pengalaman resor perkotaan yang terinspirasi arsitektur, luas, dan mewah.

One Global Resorts meluncurkan produk pertamanya melalui apartemen berlayanan SKYE Suites pada tahun 2017, dan yang kedua pada tahun 2018. Kemudian dilanjutkan dengan SKYE Suites ketiga pada tahun 2019.

Baca juga: Laporan OYO Travelopedia 2023 Sebut Jakarta Destinasi Favorit, Simak Paparannya

"Kami telah meningkatkan omset kami dari Rp40 miliar  menjadi lebih dari Rp200 miliar pada tahun 2021.
Pada tahun 2024 One Global Resorts menetapkan target 7 tahun untuk mengembangkan hotel dengan 1.000 kamar berikutnya, serta meningkatkan kepemilikan asetnya dari Rp2 triliun menjadi Rp10 triliun," papar Iwan.

Hotel resor One Global generasi berikutnya, Macquarie Park Hotel dengan 220 kamar direncanakan selesai pada tahun 2027 dan Chatswood Hotel dengan 175 kamar pada tahun 2028.

“Johannes Weissenbaeck adalah seorang jenius yang kreatif dan pemikir yang luar biasa. Saya mendapat kehormatan untuk mengenal dan berkolaborasi dengannya sejak peluncuran V by Crown Group di Parramatta pada tahun 2010," katanya.

Lebih lanjut Iwan Sunito juga menjelaskan,kolaborasi ini akan memadupadankan kekuatan dan keahlian organisasi. “Tim dari Global Resorts telah berpengalaman di sektor perhotelan Bintang 5 Sydney melalui jaringan hotel SKYE Suites, yang dalam waktu 4 tahun telah berhasil menciptakan sebuah merek bergengsi dan memiliki predikat sebagai salah satu hotel terbaik di Sydney.

Baca juga: Eazy Property Launching Perkuat Geliat Properti di Bali

Sedangkan Johannes dan timnya memiliki keahlian dalam pengembangan dan manajemen properti dengan visi menciptakan gaya hidup mewah melalui OXO Living. “Kami berdua berbagi gaya dan values melalui semangat dan tujuan yang sama untuk menciptakan dan mengelola bangunan," jelasnya.

Menurut Bali Tourism Board (BTB), capaian pariwisata Bali pada tahun 2023 sangat membanggakan. Sektor pariwisata Bali menunjukkan pemulihan yang luar biasa pasca pandemi COVID-19.

Jumlah pelaku perjalanan luar negeri ke Bali pada tahun 2023 meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2022 (2.332.012 wisatawan luar negeri). Dalam dua tahun pasca COVID-19, peningkatan wisatawan mancanegara ke Bali cukup pesat dan pada akhir tahun 2023 diperkirakan mencapai 5,5 juta.

"Bali itu istimewa. Ini adalah tempat titik balik bagi saya. Kami kini memilih Bali sebagai landasan lompatan ONE Global Resorts menuju dunia yang lebih luas" ujar Iwan Sunito.

Lebih dari satu juta warga Australia mengunjungi Indonesia setiap tahunnya. Wisatawan Australia berkontribusi sebesar Rp18 triliun (AUD$1,8 miliar) per tahun bagi perekonomian Indonesia”

“Salah satu aspek yang paling penting dan unik dalam kolaborasi One Global Resorts dan OXO Living yaitu akses ke basis konsumen korporat besar dan pasar leisure yang akan menguntungkan setiap hotel yang kami kelola di Bali” ungkapnya.

CEO dan Founder OXO Living, Johannes Weissenbaeck. (GATRA/Dok One Global Capital) 

CEO dan Founder OXO Living, Johannes Weissenbaeck, juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi bisnis dengan ONE Global Residence. “Saya mengenal Iwan Sunito selama dua dekade terakhir dan beliau merupakan sosok inspiratif bagi saya pribadi," katanya.

Johannes Weissenbaeck adalah seorang wirausahawan kreatif, visioner, pemikir lateral dan pembicara publik dengan lebih dari 25 tahun pengalaman bisnis di Inggris, Australia, Austria, Jerman dan Indonesia.

Baca juga: Ekspansi di Bali, One Global Resorts Jalin Kolaborasi Strategis dengan OXO Living

Pada akhir tahun 2014, Johannes pindah ke Bali dan mengembangkan properti pertama OXO, yaitu villa mewah Villa Chameleon, yang mendapatkan penghargaan dan pengakuan internasional. Sejak saat itu, Johannes terus mengembangkan OXO menjadi salah satu perusahaan pengembangan dan pengelolaan properti butik terkemuka di Bali.

“Kami mempunyai semangat yang sama dalam menciptakan gaya hidup yang sophiticated melalui bangunan butik, dan saya rasa ini menjadi pondasi yang kuat dalam kolaborasi ini. Dan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami kepada Indonesia melalui lintas negara antara Indonesia dan Australia,” kata Johannes.

Inisiasi pemerintah Indonesia untuk “mengizinkan warga Australia melakukan perjalanan ke pulau Bali bebas visa pada tahun 2024” akan membuka peluang besar bagi wisatawan Australia.” " Tutupnya

164