Home Regional Bertengkar dengan Bupati di Muka Umum, Wabup Rohil: Saya Tak Dihargai

Bertengkar dengan Bupati di Muka Umum, Wabup Rohil: Saya Tak Dihargai

Pekanbaru, Gatra.com - Peristiwa pertengkaran antara Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong dan wakilnya Sulaiman membuat heboh jagat maya. Video pertengkaran hingga nyaris adu jotos itu pun bertebaran di media sosial. Lantas, apa penyebab keduanya bertengkar di muka umum pada Kamis (1/2) kemarin?

Puncak permasalahan ini ternyata karena Sulaiman merasa tidak dihargai sebagai Wakil Bupati oleh Afrizal Sintong. Menurut keterangan Sulaiman, kondisi ini sudah terjadi sejak 2023 lalu.

“Saya ini wakil bupati, hargailah saya sebagai wakil. Saya paham kewenangan bupati gimana, dan saya pun paham juga tugas dan tanggung jawab saya sebagai wakil," kata Sulaiman kepada wartawan di Rokan Hilir, Jumat (2/2).

Sulaiman mengaku, saat itu dirinya memang sengaja mendatangi Bupati karena tidak diundang pada acara pelantikan Pjs Kepala Desa itu.

"Saya tak diundang. Maka saya datang menanyakan langsung ke bupati kenapa sebagai wakil saya tidak diundang. Bahkan tidak diberitahu," ujarnya.

Baca juga: Memalukan, Bupati dan Wabup Rohil Nyaris Baku Hantam di Muka Umum

Namun, lanjut Sulaiman, saat menanyakan perihal itu, istri bupati yang duduk bersebelahan dengan Afrizal, ikut campur sambil menunjuk-nunjuk Sulaiman.

"Tiba-tiba istri Afrizal berdiri dan menunjuk-nunjuk saya. Saya juga sempat meminta agar istrinya tidak ikut campur urusan bupati dan wakil bupati. Namun setelah itu, bupati malah mendorong saya. Terus saya reflek jadi balas mendorongnya. Seperti itulah kejadiannya sesuai dalam video yang beredar," terang Sulaiman.

Sulaiman juga mengaku selama ini sudah cukup sabar dengan perilaku Bupati Rohil Afrizal Sintong.

"Maka saat acara itu saya ambil mikrofon, saya ingin bicara karena tidak dilibatkan dalam pelantikan Pjs Kepala Desa. Tidak ada niat untuk membatalkan acara itu," ujarnya.

"Pada dasarnya saya tidak pernah menyimpan dendam kepada bupati. Dalam hidup saya tidak ada namanya dendam. Saya ingin Rohil aman dan sejuk. Tapi bupati yang terkesan menciptakan permusuhan ini," jelasnya.

144