Home Pemilu 2024 Berperan Penting Pembangunan, Caleg DPRD DKI Farah Savira Ajak Perjuangkan Kaum Perempuan

Berperan Penting Pembangunan, Caleg DPRD DKI Farah Savira Ajak Perjuangkan Kaum Perempuan

Jakarta, Gatra.com - Peran penting pembangunan dimiliki oleh perempuan. Sebab, sumber daya manusia (SDM) berkualitas bisa tercipta oleh perempuan.

Hal itu diungkapkan oleh Caleg DPRD DKI Jakarta, Farah Savira. Ia menegaskan memperjuangan hak, peran, serta sumbangsih perempuan dalam era pembangunan.

Wakil Ketua MKGR Jakarta yang nyaleg di Dapil 8 yang meliputi wilayah Kecamatan Tebet, Pancoran, Mampang Prapatan, Pasar Minggu dan Jagakarsa ini menilai peran aktif perempuan ada di segala bidang perekonomian.

"Dalam lingkup terkecil, di tengah masyarakat misalnya, peran perempuan harus mampu mendorong perekonomian wilayah secara kolaboratif," ujar Farah dalam obrolan podcast bersama politisi muda Tsamara Amany dikutip Jumat (9/2).

Wanita berumur 27 tahun ini menilai kesejahteraan di lingkup masyarakat tidak mungkin tercapai jika para perempuannya tidak diberikan peluang mengembangkan diri dalam ekosistem perekonomian.

"Keterlibatan perempuan dalam pemberdayaan ekonomi bisa menjadi civil society mencapai kemandirian dan kesejahteraan penghidupan," jelasnya.

Untuk itu, Farah yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (PUSKOWAPI) DKI Jakarta, menilai perempuan harus berani mengubah cara pandang dalam pemenuhan hak, kewajiban dan kesempatan yang sama di segala bidang, termasuk sektor kewirausahaan.

"Peluang untuk memberikan akses perempuan dalam networking sangat besar untuk dioptimalkan," tutur wanita lulusan ilmu science in public affairs and management di universitas ternama Indiana Bloomington, Amerika Serikat itu.

Atas hal itu, ia memutuskan terjun ke dunia politik demi memaksimalkan peran aktif perempuan, membuat Farah memiliki game changer tersendiri dalam langkahnya memasuki kontestasi di pemilihan legislatif 2024 ini.

"Berdaya dalam pemerataan sosial, akses kesehatan, kesejahteraan serta perbaikan sistem pendidikan. Itu yang ingin saya optimalkan," ungkap Farah yang juga Anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN).

Di lain pihak, dengan mengedepankan kolaborasi kontribusi peran aktif perempuan di sektor ekosistem kewirausahaan, tercatat membuahkan hasil yang positif. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM serta UN Women 2023, peran perempuan dalam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dominasinya mencapai 64,5%.

Bahkan menurut Global Entrepreneurship Monitor tahun 2022, Indonesia menjadi negara keempat di dunia dengan aktivitas usaha perempuan tertinggi. Untuk itu, Farah berharap para perempuan dan generasi muda bisa menciptakan sumber daya manusia yang kuat, tangguh dan berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

72