Home Regional Jelang Coblosan Pemilu, Pj Gubernur Jateng Sebut 7 Daerah Masuk Rawan Tinggi

Jelang Coblosan Pemilu, Pj Gubernur Jateng Sebut 7 Daerah Masuk Rawan Tinggi

Semarang, Gatra.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menyebutkan tujuh daerah masuk kategori rawan tinggi pada pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang.

Tujuh kabupaten dan kota dengan tinggkat kerawanan tinggi di Jawa Tengah (Jateng), yakni Kota Semarang, Kabupaten Magelang, Sukoharjo, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, dan Kendal.

“Dari 35 kabupaten dan kota di Jateng, tujuh masuk kategori rawan tinggi serta 28 wilayah kategori rawan sedang. Mari kita waspadai situasi di ketujuh wilayah tersebut dalam memasuki hari tenang dan mendekati hari pencoblosan,” katanya seusai memimpin “Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu2024” di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Semarang, Senin (12/2).

Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tandyo Budi Revita, serta para Kapolres dan Dandim.

Lebih lanjut, Pj Gubernur Jateng menyatakan, pengamanan di tujuh kabupaten dan kota itu akan ditambah untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

“Tujuh daerah tersebut akan mendapatkan pengamanan khusus guna memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya Jakarta itu menyatakan, untuk mengamankan sebanyak 117.299 tempat pemungutan suara (TPS) di Jateng akan dikerahkan personel gabungan TNI, Polri, dan anggota Satlinmas.

Perinciannya sebanyak 15.647 orang personel Polri, 3.732 orang personel TNI, dan 237.882 orang anggota Satlinmas pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota.

“Petugas Pemilu agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, bersikap jujur, dan netral, demi terwujud Pemilu yang jujur dan adil,” ujarnya.

Kepada seluruh personel keamanan, Nana meminta harus mempersiapkan fisik dan mental dengan baik, serta komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi.

“Personel juga dituntut siap siaga dan responsif, terhadap setiap perubahan situasi. Pastikan bahwa setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya, tanpa rasa takut atau intimidasi dari pihak manapun,” katanya.

Nana mengimbau kepada seluruh masyarakat di Jateng yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024, agar berbondong-bondong datang ke TPS untuk melakukan pencoblosan.

Sementara itu, Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, menyatakan, sampai saat ini, memasuki pekan tenang kondisi aman terkendali.

“Polri dan TNI akan terus mengamanankan tahapan pemilu hingga pencoblosan,” katanya.

Kapolda Jateng menambahkan, Polri dan TNI akan memberikan pengawalan distribusi logistik Pemilu dari Penitia Pemungutan Suara (PPS) di desa ke TPS mulai Selasa (13/2).

“Dari 117. 299 TPS di Jateng, 9 TPS masuk kategori sangat rawan, 549 TPS rawan, dan 116. 741 TPS kurang rawan,” ujarnya.

128