Home Hukum Pengacara Pasutri Korban Pengeroyokan Harap Pelaku Dihukum Setimpal

Pengacara Pasutri Korban Pengeroyokan Harap Pelaku Dihukum Setimpal

Jakarta, Gatra.com – Kuasa hukum atau pengacara pasangan suami-istri, ADP dan SK, Irvan Maulana, mengharapkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat (Jakbar) memvonis para pelaku pengeroyokan kliennya sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kami berharap setelah hakim mendengar keterangan dari saksi SK, hakim bisa memberikan keputusan seadil-adilnya dan sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya pada Selasa (27/2).

Ia menjelaskan, SK telah memberikan keterangan pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) pada Senin (26/2) dalam perkara dugaan pengeroyokan yang membelit terdakwa JP, CV, dan WWC.

Menurut dia, SK memberikan keterangan kepada pengadilan mengenai peristiwa yang terjadi yang menimpa dirinya dan suaminya, ADP pada tanggal 24 November 2021 lalu.

“Ketika dalam persidangan, SK menjelaskan bahwa dalam peristiwa tersebut, saksi SK hanya ingin membela suaminya, ADP,” ujarnya.

Irvan lebih lanjut menyampaikan, kliennya tetap memilih hadir dan memberikan keterangan di persidangan Nomor 31 /Pid.B/2024/PN.JKT.BRT. tentang perkara dugaan pengeroyokan.

“Saksi SK tetap kuat hadir dan melanjutkan memberikan keterangan dalam persidangan, walaupun kesehatan mentalnya mengalami gangguan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kesehatan mental kliennya tersebut terganggu akibat diduga dikeroyok oleh para palaku, yakni terdakwa JP, CV, dan WWC. kedua korban mengalami luka-luka terbilang parah.

“SK dan ADP menjadi korban dengan luka-luka yang sangat parah dan berdampak sampai hari ini terhadap korban SK,” katanya.

Persidangan tersebut adalah persidangan keenam. Majelis hakimnya terdiri dari Yuswardi, S.H., M.H. selaku ketua, dan anggotanya Kristiani Purwandono D, S.H., M.H., dan Esthar Oktavi, S.H., M.H. Adapun Panitera Penggantinya adalah Lis Mardiana, S.H. dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bharoto, S.H.

“Sidang akan digelar kembali pada tanggal 5 Maret 2024 di PN Jakarta Barat, dengan menghadirkan dan mendengarkan saksi dari para terdakwa dan bila terdapat bukti-bukti surat,” ujar Irvan.

162

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR