Home Nasional Kapolri Beri Arahan Pengamanan Pemilu, Ramadan hingga Pilkada dalam Rapim Polri

Kapolri Beri Arahan Pengamanan Pemilu, Ramadan hingga Pilkada dalam Rapim Polri

Jakarta, Gatra.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan kepada jajarannya terkait pengamanan Pilpres, bulan Ramadan, hingga Pilkada, saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Polri secara tertutup di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (29/2).

Awalnya Sigit mengatakan bahwa, Polri telah menindaklanjuti beberapa direktif dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), dengan kalender keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya mengamankan tahapan pemilihan presiden (pilpres) yang memasuki proses rekapitulasi suara.

"Namun di sisi lain kita juga tetap memiliki tugas-tugas pokok yang harus kita kawal dan kita jaga. Sebentar lagi kita akan masuk di bulan Ramadan yang sebentar lagi di bulan Maret," katanya di sela-sela Rapim Polri 2024.

Sigit mengatakan, kegiatan Ramadan akan menjadi perhatian khusus. Terutama, ihwal pengamanan pergerakan pemudik menjelang Idulfitri.

"Sebentar lagi kita akan masuk di bulan Ramadan yang sebentar lagi di bulan Maret, ini juga membutuhkan perhatian khusus karena akan terjadi pergerakan mudik yang sangat besar yang tentunya juga harus mampu kita amankan," katanya.

"Di samping tentunya, wilayah-wilayah yang ditinggalkan pemudik di tengah situasi kita menghadapi situasi pemilu," sambungnya.

Selain itu, Sigit mengatakan Polri juga akan melaksanakan pengamanan kegiatan internasional di Bali yang akan dihadiri oleh 43 negara. Kegiatan itu disebut memerlukan perhatian khusus, guna memastikan pengamanan berjalan baik. Namun, Sigit belum memerinci soal waktu pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Setelah itu kita juga akan menghadapi event internasional di bali, yang dihadiri oleh 43 negara dan ini juga memerlukan perhatian khusus, memastikan pengamanan juga berjalan baik," ujarnya.

Kemudian pengamanan pilkada, kata Sigit, juga menjadi perhatian Polri karena akan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

"Dan kemudian setelah itu kita akan menghadapi Pilkada serentak di semua daerah, ada 37 provinsi yang harus melaksanakan kegiatan dan juga kabupatennya," katanya.

"Dan ini semuanya butuh kesiapan dari Polri khususnya sebagai penanggung jawab kamtibmas," imbuhnnya,

27