Home Internasional Raja Norwegia Diopname di Malaysia

Raja Norwegia Diopname di Malaysia

Langkawi, Gatra.com - Raja Harald V, 87, yang sedang berlibur di Malaysia jatuh sakit. Meskipun kondisi kesehatan yang buruk, Raja Norwegia ini disebutkan mulai "membaik" dari infeksi yang memaksanya dirawat di rumah sakit.

Raja akan tetap berada di rumah sakit di pulau Langkawi dan belum diketahui kapan dia akan kembali ke rumah, kata Rumah Kerajaan Norwegia dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (28/2).

"Dokter pribadi raja berada di Langkawi dan mengonfirmasi bahwa raja membaik dari infeksinya. Yang Mulia dirawat dengan baik di rumah sakit dan menerima perawatan yang baik," kata pernyataan itu.

"Baginda Raja akan tetap berada di rumah sakit selama beberapa hari lagi. Belum ada keputusan yang dibuat mengenai kepulangannya ke rumah," tambah pernyataan itu.

Raja tertua di Eropa, yang berusia 87 tahun pada bulan Februari lalu, membutuhkan kruk untuk berjalan dan telah menderita serangkaian penyakit dalam beberapa tahun terakhir, termasuk operasi jantung dan berbagai masalah pernapasan.

Dia telah berulang kali jatuh sakit selama beberapa bulan terakhir. Pada bulan Januari, pihak istana mengatakan bahwa ia sedang cuti sakit hingga 2 Februari karena infeksi saluran pernapasan, hanya beberapa hari setelah menepis spekulasi bahwa ia akan turun takhta, mengikuti jejak sepupunya, Ratu Margrethe II di Denmark.

"Saya berpegang teguh pada apa yang selalu saya katakan, bahwa saya telah bersumpah kepada Storting [parlemen] dan sumpah tersebut berlaku seumur hidup," ujar Harald, yang dikutip media Norwegia.

Dia juga dirawat di rumah sakit karena infeksi pada bulan Desember dan diobati dengan antibiotik intravena, dan dirawat di rumah sakit pada bulan Agustus karena demam.

Dalam ketidakhadirannya, Putra Mahkota Haakon, 50 tahun, menggantikannya sebagai bupati. Pangeran mengatakan kepada wartawan di Norwegia bahwa ayahnya "dalam keadaan sehat" dan bahwa ia telah berbicara melalui telepon dengan orang tuanya pada hari Rabu.

"Jelas bahwa usianya yang sudah lanjut berarti harus dirawat dengan baik. Mereka sangat baik di rumah sakit," kata Haakon. "Kami tidak tahu kapan dia akan pulang. Kami harus memutuskannya nanti."

Pihak istana di Oslo mengatakan kepada kantor berita NTB bahwa tidak ada rencana untuk mengubah perjalanan yang direncanakan oleh Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit pada hari Rabu dan Kamis ke Norwegia bagian selatan.

Dua hari sebelum ulang tahunnya minggu lalu, NTB melaporkan bahwa raja akan melakukan perjalanan pribadi ke luar negeri bersama istrinya, Ratu Sonja, tanpa menyebutkan tujuan atau tanggal.

Menurut kalender kerajaan, tugas resmi pertama Harald setelah liburan dijadwalkan pada tanggal 8 Maret, ketika ia dan Haakon dijadwalkan untuk memimpin dewan negara - pertemuan bulanan dengan pemerintah - di istana kerajaan di Oslo.

60