Home Regional Pertamina Gerojok Gas Melon di Semarang

Pertamina Gerojok Gas Melon di Semarang

Semarang, Gatra.com- Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah menambah ekstra pasokan sebanyak 128.000 tabung LPG 3 Kg di Kota Semarang, menyusul terjadinya lonjakan permintaan masyarakat.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyatakan, ekstra penambahan LPG 3Kg tersebut telah disalurkan secara bertahap sejak awal April 2024 atau sebelum Idulfitri atau Lebaran berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang.

“Di masa libur Lebaran terdapat kenaikan konsumsi LPG 3 kg di Kota Semarang karena banyak aktivitas masak-memasak di rumah tangga dan usaha mikro,” katanya, Jumat (19/4).

Menurut Brasto, konsumsi harian normal LPG 3Kg di Kota Semarang sebanyak 86 ribu tabung sehingga dengan adanya ekstras pasokan sebanyak 128 ribu tabung bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di Kota Semarang, lanjut Brasto terdapat 3.289 pangkalan LPG 3 Kg, maka apabila dibagi dengan jumlah kelurahan maka jumlah rasionya sudah mencapai rata-rata 18 pangkalan LPG 3 Kg dalam satu kelurahan.

Meski demikian, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebih dan membeli di pangkalan resmi LPG 3 Kg di mana sudah diatur dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah 541/15 Tahun 2015 dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp. 15.500 per tabung LPG 3 kg di pangkalan.

“Bila masyarakat menemukan indikasi adanya penyalahgunaan LPG subsidi seperti pengoplosan LPG 3 Kg ke LPG nonsubsidi, penimbunan, ataupun pemindahan LPG 3 kg antar kota/kabupaten oleh penimbun, silahkan bisa melapor ke kepolisian terdekat,” ujarnya.

Brasto menambahkan konsumen akhir LPG 3 Kg sejatinya adalah rumah tangga miskin, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran. Petani sasaran dan nelayan sasaran merupakan petani dan nelayan yang telah mendapatkan paket konversi dari pemerintah.

"Konsumen seperti rumah tangga tidak miskin dan usaha di atas level mikro tidak berhak menggunakan LPG subsidi,” katanya.

126